Dua Menit
Oleh Dahlan Iskan
Tentu aslinya tidak seperti itu. Yang jelas tradisi sepak bola dunia "ikut" tradisi sepak bola Amerika.
Puncak kompetisi sepak bola Amerika disebut Super Bowl. Semacam grand final. Di setiap kali Super Bowl publik Amerika selalu menunggu: apa atraksi yang akan ditampilkan di halftime-nya. Penyanyi-penyanyi top Amerika selalu tampil di acara tahunan seperti itu. Rating pemirsanya tertinggi. Harga iklan halftime-nya termahal di Amerika.
Tahun ini Super Bowl berlangsung Februari lalu. Harga iklan per 30 detiknya: Rp 140 miliar.
Bagi Piala Dunia, ini kali pertama ada pertunjukan halftime. Artis yang ditampilkan Anda sudah tahu: Justin Bieber, Madonna (Amerika), Shakira (Kolombia), dan Burna Boy (Nigeria-Afrika), BTS-nya Korea Asia, dan Cold Play dari Inggris Eropa.
Dua hari setelah atraksi itu hasil survei pasar sudah keluar: BTS yang ditonton terbanyak. Lewat lagunya: Dynamite. Lalu Shakira lewat lagunyi: Dai Dai. Anda sudah tahu apa arti bahasa Italia Dai Dai. Itu seruan penyemangat: Ayo! Atau ”Yo Ayo”.
Hampir semua kata searti disertakan dalam teks Dai Dai. "Dai Dai (Italia), Ikou! (Jepang), Dale! (Spanyol), Allez! (Prancis), Let's Go! (Inggris)", lantun Shakira dalam nada yang mudah diikuti siapa saja.
Itu mengingatkan pada tampilan Shakira di Piala Dunia di Afrika Selatan 2010 dengan lagunyi Waka Waka. Yakni ketika Shakira masih menjadi pasangan bintang sepak bola Spanyol Gerard Pique.
Sepak bola kini sudah bergaya Amerika. Awalnya itu dianggap akan merusak sepak bola. Waktu istirahat yang baku 15 menit bisa menjadi 30 menit.
JPNN.com




