Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Postidar Berbagi Sembako untuk Warga Tangerang
jpnn.com, JAKARTA - DPP Postidar 98 Resolution Network, Sabtu (3/10/2026), menggelar kegiatan pemberian bingkisan kepada warga di Kota Tangerang dengan mengusung tema “2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Berbagi untuk Menjaga Kebersamaan.”
Acara tersebut dihadiri sejumlah pengurus DPP Postidar, antara lain Haris Rusly Moti, Ahmad Kailani, Turman P. Simanjuntak, Sulaiman Haikal, dan Agus Teddy Sumantri.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk syukuran atas dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan berdirinya organisasi Profesi Profesional Terpadu Indonesia Raya, yang disingkat Postidar 98 Resolution Network.
Postidar didirikan dengan tujuan mengisi momentum pertumbuhan ekonomi di era pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan cukup tinggi.
Oleh karena itu, kehadiran Postidar diharapkan ikut mendorong lahirnya kaum profesional baru yang dibutuhkan untuk mengambil peran dalam pembangunan sekaligus mempercepat proses pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai bagian dari komitmen sosial dan bentuk rasa syukur atas dua tahun perjalanan kepemimpinan nasional, Postidar menggelar aksi kepedulian dengan membagikan paket sembako dan kebutuhan pokok kepada warga di Kota Tangerang.
Melalui kegiatan berbagi tersebut, Postidar ingin hadir secara langsung menyapa masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Ketua Dewan Penasihat DPP Postidar Haris Rusly Moti mengatakan desain kebijakan yang tengah dijalankan Presiden Prabowo berfokus pada peningkatan kesejahteraan.
- Putusan MK Bikin Posisi Gibran Sebagai Wapres Kehilangan Legitimasi Moral
- PKS Nilai Putusan MK Terkait Ijazah Gibran Konstitusional dan Harus Dihormati
- Mendikdasmen Buka Opsi Siswa Tak Naik Kelas Mulai 2027
- Putusan MK Dinilai Tak Pengaruhi Peluang Gibran pada Pilpres 2029
- Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dengan Total Investasi Rp180 Triliun di Maluku Utara
- Bantah Tak Lulus SMA, Gibran Singgung soal Kuliah
JPNN.com




