Dubyouth dan Uncle T Bereksperimen Lewat Favelanesia
Secara musikalitas, Favelanesia dari Dubyouth dan Uncle T dibangun di atas ritme up-beat berenergi tinggi. Balutan bass berat, entakan patah-patah ala samba, serta lirik multi-bahasa menciptakan lanskap suara yang sangat kaya.
Keunikan lagu itu makin terasa lewat gaya vokal Uncle T yang secara organik menyelipkan dialek serta bahasa daerah Indonesia Timur ke dalam bait-bait Raggamuffin.
Teknik raggamuffin—gaya ngerap khas Jamaika yang identik dengan rima rapat, ritme staccato, dan attitude jalanan yang kuat—dieksekusi secara apik berpadu dengan balutan dialek Timur, bahasa Jawa, slang Patois, hingga Portugis.
Kombinasi tersebut menjadikan Favelanesia sebuah perayaan multikultural yang otentik di atas lantai dansa.
Di lini vokal, cengkok Raggamuffin yang punchy dipadukan dengan hook yang mengayun serta anthemic, menjadikan Favelanesia amunisi segar yang siap membakar arena soundsystem, festival, maupun lantai dansa klub.
Single Favelanesia hasil kolaborasi Dubyouth x Uncle T secara resmi dirilis via DoggyHouse Records dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 21 Agustus 2026. (ded/jpnn)
Duo dub/reggae/bass asal Yogyakarta, Dubyouth, kembali menghadirkan karya terbaru. Kali ini, Dubyouth berkolaborasi dengan Uncle T lewat lagu...
Redaktur & Reporter : Dedi Yondra
- Makin Aktif, Strummer Electro Siapkan Vonis Aku
- Kelas BE29AS, Shaggydog Berbagi Ilmu Tentang Dunia Musik
- Lewat Durian, Madame Whimpsy dan King Masmus Gali Potensi Pasuruan
- Sempat Tertunda, Moda Moody Segera Tur ke Indonesia
- Dipajak! Heruwa Shaggydog Rilis Lagu Kolaborasi dengan Almarhum Ole
- Perayaan 29 Tahun, Shaggydog Kembali ke Akar Bersama Kawan-kawan
JPNN.com




