Dunia Hari Ini: Australia Bersiap Hadapi 'Kebakaran Hutan yang Mengerikan'
Berikut sejumlah informasi pilihan dari sejumlah negara yang berlangsung selama 24 terakhir yang telah kami rangkum untuk Anda.
Berita dari Australia menjadi pembuka Dunia Hari Ini edisi Kamis, 8 Januari 2026.
Kebakaran hutan diperkirakan terjadi besok
Gelombang panas yang melanda benua Australia sudah memasuki hari kedua, dengan suhu tinggi diperkirakan akan kembali terjadi di Victoria, Australia Selatan, dan New South Wales.
Pihak berwenang pemadam kebakaran tetap siaga tinggi karena dikhawatirkan banyak rumah-rumah yang hancur akibat kebakaran yang tak terkendali di Victoria tengah.
Kepala Petugas CFA, Jason Heffernan, memberikan informasi terbaru tentang cuaca yang diperkirakan akan terjadi di Victoria besok.
"Suhu akan berada di kisaran 40 derajat Celcius, terutama di bagian utara negara bagian," kata Jason, yang juga memperingatkan angin akan menyebabkan kebakaran hutan yang "sangat mengerikan".
Kepala Pemadam Kebakaran FFMVic Chris Hardman mengatakan warga tidak aman untuk berada di daerah semak belukar dengan hutan dan rumput yang akan mudah terbakar, dan sangat kecil kemungkinan petugas pemadam kebakaran dapat mengendalikan api.
AS menghadang lebih banyak kapal tanker
Militer Amerika Serikat sudah menyita kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik Utara, yang mencoba menghindari blokade AS selama berminggu-minggu.
Warga di negara bagian Victoria diminta untuk tidak berada di kawasan hutan, karena pepohonan dan rumput yang akan mudah terbakar saat suhu udara naik
- Masa Depan Transaksi Non-Tunai Saat Pembayaran Digital Belum Menjangkau Semua Orang di Indonesia
- Mengungsi dan Bersiap: Pengalaman Warga Indonesia yang Terdampak Kebakaran Hutan di Australia
- Upah yang Belum Dibayar, Penipuan Pajak, dan Uang yang Raib: Di Balik Industri Penyedia Tenaga Kerja di Australia
- Dunia Hari Ini: Sedikitnya 32 Tewas Setelah Sebuah Derek Jatuh Menimpa Kereta di Thailand
- Dunia Hari Ini: Donald Trump Menyebut 'Bantuan Sedang Dalam Perjalanan' kepada Warga Iran
- Airlangga Mengeklaim Lahan Food Estate Papua Lebih Baik dari Australia
JPNN.com




