Dunia Hari Ini: Ilmuwan Warga dari Berbagai Negara Mengerjakan Fosil Berusia 100 Juta Tahun di Australia
Anda sedang membaca sejumlah informasi dunia pilihan yang telah kami rangkumkan untuk Anda.
Informasi pembuka Dunia Hari Ini edisi Rabu, 11 Februari 2026, datang dari Queensland, Australia.
Ramai-ramai mengerjakan fosil berusia 100 juta tahun
Orang-orang sudah datang dari berbagai penjuru dunia untuk mengerjakan fosil ichthyosaur, yang diketahui berusia 100 juta tahun di Winton, Queensland, Australia.
Para peserta menggunakan alat-alat listrik untuk memecah fragmen batuan yang lebih longgar untuk mengungkap setiap tulang dari fosil tersebut, kemudian rencananya akan dipamerkan di museum dinosaurus Australia akhir tahun ini.
Diantara para 'citizen scientist' yang ikut mengerjakan proyek ini adalah Jon Hawkhead, seorang penyintas kanker, yang mengemudi sendirian dari Australia Barat, yang mengaku takjub karena bisa terlibat.
Pengawas laboratorium Lucas Burden mengatakan spesimen sepanjang 7 meter itu secara mengejutkan masih utuh.
"Ia hampir 95 persen lengkap, itu yang paling lengkap dari spesiesnya di dunia," kata Burden.
Australia panggil otoritas Laos
Pemerintah Australia menekan otoritas Laos terkait kematian akibat keracunan metanol setelah keluarga dari remaja Melbourne yang tewas dalam insiden ini mengkritik tanggapan pemerintah.
Fosil utuh dari ichthyosaur, yang diketahui berusia seratus juta tahun sedang dibersihkan di Australia
- Dunia Hari Ini: Indonesia Memberikan 'Peringatan Keras' kepada Meta
- Dunia Hari Ini: Pembicaraan Menyangkut Dewan Perdamaian Ditunda Akibat Perang Iran
- Dunia Hari Ini: Gerhana Bulan Total Menerangi Langit Australia
- Dunia Hari Ini: Trump Mengatakan 'Gelombang Besar' Serangan Terhadap Iran Masih Akan Datang
- Dunia Hari Ini: Wakil Presiden Keenam Indonesia Try Sutrisno Meninggal Dunia
- Australia Dukung Rakyat Iran Menggulingkan Rezim Republik Islam
JPNN.com




