Dunia Hari Ini: Papua Nugini dan Australia Gagal Sepakati Perjanjian Militer
Enggak sempat mengikuti perkembangan berita hari ini?
ABC Indonesia sudah merangkum berita-berita yang terjadi dalam 24 jam terakhir dalam Dunia Hari Ini.
Edisi Rabu, 17 September 2025 kita awali dari Papua Nugini.
Perjanjian militer Australia dan Papua Nugini gagal
Perjanjian militer antara Australia dan Papua Nugini gagal tercapai, sehingga kedua negara terpaksa menandatangani komunike, bukan dokumen asli.
Kabinet Papua Nugini belum menyetujui perjanjian tersebut, padahal Australia sudah berharap untuk mencapai kesepakatan militer bisa tercapai pada pekan ini.
Perjanjian militer bernama Perjanjian Pukpuk mengakui serangan bersenjata ke Australia atau Papua Nugini akan membahayakan perdamaian dan keamanan kedua negara.
"Perjanjian Pukpuk akan meningkatkan hubungan pertahanan antara Papua Nugini dan Australia menjadi sebuah Aliansi," demikian pernyataan bersama PM Anthony Albanese dan PM Papua Nugini James Marape.
Jepang tidak akan mengakui Palestina
Jepang tidak akan mengakui negara Palestina untuk saat ini, menurut laporan surat kabar Asahi.
Perjanjian pertahanan utama antara Australia dan Papua Nugini gagal tercapai, sehingga kedua negara terpaksa menandatangani komunike, bukan dokumen asli
- Pemerintah Australia Usulkan Pengguna Medsos Bisa Pilih Algoritma Sendiri
- Pria yang Memperbudak Perempuan Indonesia di Melbourne Dipenjara Empat Tahun
- Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Masih Menyebar, Warga Khawatir Soal Kesehatan
- Angka Penolakan Visa Pelajar ke Australia Mencapai Titik Tertinggi dalam 10 Tahun
- Pria Australia Mengakui Membunuh Perempuan Indonesia di Melbourne
- Kasus Keracunan MBG Terbaru Pekan Ini Menunjukkan 'Kegagalan Sistem'
JPNN.com




