Dunia Hari Ini: Papua Nugini dan Australia Gagal Sepakati Perjanjian Militer
Tyler diduga memberi tahu teman sekamarnya, yang diidentifikasi sebagai pasangannya, bahwa ia membunuh Charlie karena sudah "muak dengan kebenciannya" dan "ada kebencian yang tidak bisa dinegosiasikan."
Warga Timor-Leste tetap akan unjuk rasa
Sejumlah warga di Timor-Leste mengatakan mereka untuk terus berunjuk rasa hingga rencana pembelian mobil baru untuk anggota parlemen dibatalkan.
Sementara para demonstran bentrok dengan polisi di jalanan kota Dili.
Perdana Menteri Timor-Leste mengimbau pengunjuk rasa untuk tidak menggunakan kekerasan, setelah melihat aksi para demonstran membakar ban, kendaraan pemerintah di dekat gedung DPR, dan melemparkan batu ke arah petugas polisi, yang dibalas dengan gas air mata.
Sekitar 2.000 pengunjuk rasa berkumpul di dekat Parlemen Nasional untuk menentang rencana pengadaan SUV Toyota Prado bagi masing-masing dari 65 anggota parlemen.
Perjanjian pertahanan utama antara Australia dan Papua Nugini gagal tercapai, sehingga kedua negara terpaksa menandatangani komunike, bukan dokumen asli
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Waktu Tunggu yang Lama di Unit Gawat Darurat Jadi Tren Mengkhawatirkan di Australia
- Giliran KPU dan Dikdasmen Menjadi Sorotan Setelah Putusan MK Terkait Ijazah Gibran
- Diaspora Indonesia Perlu Tahu Bagaimana 3 Partai di Australia Mencoba Mengurangi Migran
- Gibran Lolos dari Diskualifikasi, Terancam Pemakzulan
- Warga Menggugat Pemerintah Indonesia Terkait Penanganan Kebakaran Hutan
- Ribuan Pengendara Motor Berunjuk Rasa di Melbourne Minta Jalan Berlubang Diperbaiki
JPNN.com




