Dunia Hari Ini: PM Jepang Membentuk Satgas untuk Menilai Kerusakan Gempa Terbaru
Anda sedang membaca Dunia Hari Ini, yang merangkum berita-berita terkini dalam 24 jam terakhir.
Kita awali edisi Selasa, 9 Desember 2025 dari perkembangan gempa di Jepang.
Jepang diguncang gempa
Gempa berkekuatan 7,6 pada skala Richter melanda Jepang utara pada Senin malam, melukai lebih dari 20 orang dan sempat memicu tsunami setinggi 70 sentimeter di wilayah pesisir Pasifik, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Reuters melaporkan bahwa sekitar 90.000 orang diperintahkan untuk mengungsi, sebelum Jepang mencabut semua peringatan tsunami beberapa jam setelah gempa.
"Saya belum pernah mengalami guncangan sebesar ini," kata pemilik toko swalayan, Nobuo Yamada, di kota Hachinohe kepada kantor berita NHK.
Sementara itu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintahnya sudah membentuk satuan tugas darurat untuk segera menilai tingkat kerusakan akibat gempa.
"Kami mengutamakan nyawa orang-orang dan melakukan segala yang kami bisa," ujarnya.
Bentrokan baru antara Thailand dan Kamboja
Pertempuran kembali terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja, setelah kedua belah pihak saling tuduh melanggar perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani setelah perang lima hari pada bulan Juli lalu.
PM Jepang mengatakan ia mengutamakan nyawa orang-orang yang terdampak gempa yang mengguncang negaranya Senin (08/12) malam kemarin
- Masa Depan Transaksi Non-Tunai Saat Pembayaran Digital Belum Menjangkau Semua Orang di Indonesia
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Kolaka Timur Dipicu Sesar Aktif
- Mengungsi dan Bersiap: Pengalaman Warga Indonesia yang Terdampak Kebakaran Hutan di Australia
- Upah yang Belum Dibayar, Penipuan Pajak, dan Uang yang Raib: Di Balik Industri Penyedia Tenaga Kerja di Australia
- Dunia Hari Ini: Sedikitnya 32 Tewas Setelah Sebuah Derek Jatuh Menimpa Kereta di Thailand
- Dunia Hari Ini: Donald Trump Menyebut 'Bantuan Sedang Dalam Perjalanan' kepada Warga Iran
JPNN.com




