Dunia Hari Ini: Tiga Penumpang Kapal Pesiar Meninggal Diduga Akibat Hantavirus
Dunia Hari Ini kembali dengan laporan pilihan sejumlah negara selama 24 jam terakhir.
Laporan utama edisi Senin, 4 Mei 2026 kami hadirkan dari Samudra Atlantik.
Tiga meninggal diduga karena hantavirus
Wabah hantavirus yang diduga terjadi di kapal pesiar di Samudra Atlantik telah menewaskan tiga orang, dengan setidaknya tiga lainnya membutuhkan perawatan medis, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
WHO menyatakan investigasi masih berlangsung, tetapi setidaknya satu kasus hantavirus telah dikonfirmasi.
Manusia dapat tertular hantavirus melalui kontak dengan tikus atau hewan pengerat yang terinfeksi atau kotorannya, atau karena digigit, atau menghirup debu yang terkontaminasi.
Salah satu pasien dari kapal pesiar tersebut berada di ruang perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Afrika Selatan, kata WHO, yang menambahkan mereka bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengevakuasi dua penumpang lain yang menunjukkan gejala dari kapal tersebut.
"Investigasi terperinci sedang berlangsung, termasuk pengujian laboratorium lebih lanjut, dan investigasi epidemiologi," kata WHO.
Pembunuh Kumanjayi Little Baby didakwa
Kepolisian Australia Utara telah mendakwa Jefferson Lewis atas pembunuhan terhadap Kumanjayi Little Baby yang berusia lima tahun.
Wabah hantavirus, yang menyebar melalui kontak dengan kotoran tikus dan mencit, diduga menjadi penyebab tewasnya tiga orang di sebuah kapal pesiar
- Dunia Hari Ini: Nasionalis Israel Berarak-arakan Peringati Aneksasi Yerusalem Timur
- Ini Langkah Pemkab Cirebon Mengantisipasi Hantavirus
- Dunia Hari Ini: Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
- Info Terkini WHO soal Dampak Hantavirus
- Reaksi Pemilik dan Penyewa Rumah Asal Indonesia Soal Anggaran Australia
- Waspada Hantavirus, Dinkes Sumsel Minta Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan
JPNN.com




