Eddy Soeparno Paparkan Program Prioritas Ketahanan Energi Nasional
Pada jangka menengah, Indonesia harus mengoptimalkan pengembangan bioenergi yang memanfaatkan keunggulan nasional seperti biodiesel, bioetanol, biogas, hingga Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Sementara itu, pada jangka panjang, pengembangan energi baru seperti hidrogen dan pembangkit listrik tenaga nuklir perlu dipersiapkan sebagai bagian dari strategi menuju net-zero emissions.
Secara khusus, dia mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan transformasi tersebut.
“Anak-anak muda adalah aktor utama yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia. Inovasi, riset, kewirausahaan hijau, dan kepemimpinan generasi muda akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia mencapai target pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Eddy menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengikut dalam agenda transisi energi global.
“Kita harus menjadi policy shaper, bukan sekadar policy taker. Indonesia memiliki sumber daya alam, potensi energi terbarukan, dan modal demografi yang sangat besar. Dengan strategi yang tepat, kita mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” tutup Anggota Komisi XII DPR RI ini. (jpnn)
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditargetkan mencapai 8 persen harus berjalan.
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com
- Polri Minta Tambahan Anggaran 2027, Ini Alasannya
- Kunjungi BULOG, Mahasiswa Universitas Andi Djemma Pelajari Garda Ketahanan Pangan
- Tony Saputra: Karhutla Jadi Ancaman Keamanan dan Geopolitik ASEAN
- Waka MPR Sebut Groundbreaking PLTS 100 GW Momentum Green Jobs & Industri Hijau Indonesia
- Angin Surga dari Timur Tengah Bikin Rupiah Menguat ke level Rp 17.695 per USD
- BEM UNMUL Gelar Seminar Ketahanan Pangan, Begini Pandangan Sejumlah Tokoh
JPNN.com




