Efisiensi Energi dan Inovasi Limbah, PPLI Raih PROPER Hijau dari Kementerian LH
Pasalnya, PPLI terakhir kali menyabet predikat Hijau pada delapan tahun silam, sebelum akhirnya sempat berada di peringkat Biru.
"Alhamdulillah, untuk periode 2025 ini kami kembali mendapatkan PROPER Hijau. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan karena pencapaian ini adalah hasil kerja keras semua bagian," ujar Elpido.
Menurut dia, kunci keberhasilan PPLI kembali ke peringkat Hijau terletak pada konsistensi dalam melakukan efisiensi energi dan pengelolaan limbah yang inovatif.
Untuk mencapai predikat Hijau, sebuah perusahaan dituntut untuk terus melahirkan inovasi di setiap prioritas penilaian.
Pada tahun ini, PPLI menonjolkan program pemanfaatan limbah cair yang telah diolah untuk digunakan kembali dalam proses internal (air proses).
"Poin utamanya adalah kami mencoba memanfaatkan limbah yang kami olah agar tidak sekadar ditimbun atau dibuang ke lingkungan, tetapi digunakan kembali. Efisiensi energi juga menjadi aspek krusial yang kami lakukan," jelasnya.
Saat ditanya mengenai peluang meraih predikat PROPER Emas di tahun depan, Elpido menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah menjaga konsistensi.
Dia menyadari bahwa mempertahankan predikat Hijau seringkali jauh lebih sulit daripada mendapatkannya.
Pencapaian itu disebut menjadi tonggak sejarah baru bagi perusahaan pengolah limbah B3 tersebut setelah menanti selama delapan tahun
- Bio Farma Raih 2 Penghargaan Nasional atas Kinerja Komunikasi Publik dan Keberlanjutan
- Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Internasional
- Pegadaian Dinobatkan Best Company to Work For in Asia Untuk Kedelapan Kalinya
- BRI Life Raih Penghargaan di Health Insurance Ecosystem Forum 2026
- Lewat CSR Awards 2026, Warta Ekonomi Apresiasi Perusahaan Berkelanjutan
- NHM Raih Penghargaan Atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
JPNN.com




