Ekonom Bank DBS Ungkap 3 Hal Penting Pemacu Pertumbuhan Ekonomi 2022
jpnn.com, JAKARTA - Senior Economict DBS Bank Radhika Rao menyambut baik optimisme Bank Indonesia yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan berkisar 4,7-5,5 persen.
Radhika menyebutkan ada tiga hal penting yang dapat memicu terjadinya peningkatan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada 2022.
Pertama, Indonesia diprediksi akan berhasil memberikan dosis vaksin penuh kepada 99 persen dari total populasi dewasa pada Maret 2022.
Kedua, kemungkinan Indonesia yang menawarkan lebih banyak investasi dan bergerak pada sektor komoditas hilir serta akselerasi digitalisasi akan mengembalikan pada pertumbuhan yang stabil.
"Ketiga, laporan fiskal Indonesia yang memuaskan dan langkah-langkah untuk mengurangi pajak pada ratio GDP akan memperkuat rasio utang dibandingkan negara lain di Asia," sebut Radhika dalam Webinar DBS eTalk Series bertajuk '2022 Leap Ahead: Economy Reopening & Strategic Sector Rotation', Kamis (16/12).
Menurutnya, terlaksananya program vaksinasi secara masif dan terstruktur mendorong mobilitas masyarakat meningkat, sehingga memicu aktivitas perekonomian untuk mulai berjalan kembali.
"Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang berhasil melewati masa kritis pandemi di kuartal IV 2021 berkat adanya pengurangan asumsi ketidakpastian terhadap pasokan vaksin," ujarnya.
Radhika berkeyakinan jika kondisi tersebut dapat terus dipertahankan, ekspektasi pemulihan ekonomi, serta pergerakan komponen lain, seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, hingga ekspor dan impor dapat berjalan sesuai harapan.
Ekonom Bank DBS Radhika Rao mengungkapkan tiga hal penting pemacu pertumbuhan ekonomi 2022. Simak penjelasannya
- KPK Dalami Peran Eks Kepala KPP Madya Banjarmasin soal Restitusi Pajak
- Arief Poyuono: Danantara Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah
- Menko Airlangga Resmikan Pabrik PT HSG Material Indonesia Senilai Rp710 Miliar di KEK Kendal
- Butuh Dana Segar Rp13 Triliun Agar Ekonomi Indonesia Ajeg
- Luhut Beberkan Kondisi Indonesia kepada Para Investor, Jangan Kaget
- Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dengan Total Investasi Rp180 Triliun di Maluku Utara
JPNN.com




