Ekspansi Bisnis Berkelanjutan, McDonald's Buka Cabang Baru di Puncak, Bogor
Seluruh karyawan mendapatkan pelatihan komprehensif untuk meningkatkan keterampilan kerja sekaligus membuka jalur pengembangan karier jangka panjang di industri restoran cepat saji.
“Kehadiran restoran McDonald's di kawasan Puncak merupakan juga penguatan kapasitas sumber daya manusia dan dampak ekonomi berkelanjutan bagi wilayah sekitar,” ujar Wawan.
Memperkuat Rantai Pasok Lokal yang Berkelanjutan
Wawan menyebut kontribusi terhadap ekonomi nasional juga tercermin melalui komitmennya memperkuat kemitraan dengan ratusan pemasok lokal di berbagai wilayah.
Sekitar 76% bahan baku operasional McDonald’s Indonesia berasal dari dalam negeri, termasuk kebutuhan utama seperti daging ayam, sayuran, telur, beras, cabai, dan minyak goreng, yang sepenuhnya diproduksi oleh mitra lokal dan memenuhi standar halalan thayyiban (halal dan baik).
“Untuk mendukung operasional McDonald’s Puncak dan memastikan supply bahan baku berkualitas, kami menjalin kemitraan dengan pemasok setempat, termasuk yang berada di wilayah Sentul, Parung, dan Megamendung,” kata dia.
Berlokasi di Jl. Raya Puncak KM 80, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, restoran ini berada di jalur utama menuju berbagai destinasi wisata, seperti Taman Safari Indonesia, Kawasan Wisata Gunung Mas dan sejumlah lokasi wisata air terjun. McDonald’s Puncak hadir melayani pelanggan selama 24 jam dan memiliki kapasitas hingga 158 kursi.
Memasuki 35 tahun, McDonald's Indonesia yang dikelola oleh PT Rekso Nasional Food ingi terus memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Stabilitas Rupiah Jangan Sampai Mengorbankan Keadilan Sosial
- Ada Saran dari Tantowi Yahya buat Pemerintah, Ini soal Pariwisata demi Ekonomi Negara
- BI-Rate & Pertamax Naik, Ekonom: Pukulan Keras Bagi Daya Beli Kelas Menengah
- Hadapi Ancaman AI, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja
- Purbaya Beri Sinyal Efisiensi Lanjut Pada 2027, Ini Indikasinya
- Purbaya: Kebijakan Fiskal Fokus Pada 8 Program Kerja
JPNN.com




