Ekspor Naik 7,4%, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs
Sementara itu, throughput internasional mencapai 22. 124 TEUs atau meningkat 4,21 persen secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat tren perdagangan turut tumbuh positif. Pada April 2026, nilai ekspor Provinsi Lampung mencapai US$504,59 juta atau meningkat 43,29 persen dibandingkan April 2025.
Sementara itu, nilai impor tercatat sebesar US$172,40 juta atau naik 51,56 persen secara tahunan. Pertumbuhan aktivitas perdagangan tersebut turut mendorong peningkatan arus logistik dan pergerakan peti kemas yang dilayani melalui Terminal Petikemas Panjang.
Daniel menambahkan kinerja positif Area Panjang turut mendukung pertumbuhan trafik peti kemas IPC TPK secara nasional.
Hingga Mei 2026, IPC TPK membukukan throughput sebesar 1,49 juta TEUs atau meningkat 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan sebesar 7,4 persen, Area Panjang menjadi area dengan pertumbuhan tertinggi kedua di lingkungan IPC TPK hingga Mei 2026.
“IPC TPK Panjang terus memperkuat layanan operasional melalui peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, dari perusahaan pelayaran hingga pengguna jasa,” pungkas Daniel.(era/jpnn)
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan menyampaikan arus peti kemas di Terminal Petikemas Panjang menunjukkan tren positif
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2 Ribu Ekor Belangkas Tujuan Malaysia
- 30 Ribu Batang Baja Ringan Asal Kendal Melenggang ke Pasar Australia
- Baja Ringan Produksi Kendal Tembus Australia, Potensi Ekspor Rp 132 Miliar per Tahun
- Perdana, PT Sun Wing Ming Indonesia Sukses Ekspor 4.400 Boneka Klasik Disney ke AS
- Kurs Rupiah Berbalik Menguat 82 Poin, Intervensi BI Dinilai Berbuah Manis
- Indogula Jayabaya Tambah Mesin, Koperasi Kana Bidik Pasar Ekspor
JPNN.com




