Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp 7 Triliun, Harga di Dalam Negeri Justru Turun 20%
jpnn.com, JAKARTA - Indonesia mencatatkan sejarah dengan keberhasilan ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp 7 triliun.
Di saat yang sama, pemerintah juga berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen serta menambah volume pupuk untuk petani nasional, menandai penguatan sektor pupuk dari hulu hingga hilir.
Catatan positif tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri dan meninjau langsung pelepasan ekspor perdana produk urea PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui PT Pupuk Kalimantan Timur ke Australia di Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (14/5).
Pelepasan tersebut menjadi tonggak baru penguatan kerja sama sektor pupuk melalui skema government-to-government (G2G) antara Indonesia dan Australia.
Mentan Amran menjelaskan ekspor perdana yang dilepas hari ini mencapai 47.250 ton pupuk urea senilai sekitar Rp 600 miliar.
Ekspor tersebut merupakan tahap awal dari komitmen kerja sama sebesar 250 ribu ton dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 500 ribu ton dengan total nilai sekitar Rp 7 triliun.
“Rencana kita akan ekspor 250 ribu ton ke Australia dan kemudian ditingkatkan hingga 500 ribu ton,” sebut Mentan Amran.
Di saat yang sama, Mentan Amran mengatakan pemerintah juga mencatat kemajuan besar di sektor pupuk dalam negeri melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen tanpa tambahan beban APBN.
Catat sejarah! Indonesia berhasil ekspor pupuk ke Australia tembus Rp 7 triliun, dan di saat bersamaan harga pupuk di dalam negeri justru turun 20%
- Jangan Main-Main dengan Harga Ayam Potong & Telur, Kementan Bakal Menidak Tegas
- B50 Meluncur, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani
- Kementan Dorong Teknologi Biodiesel B100 Diadopsi Petani
- Seusai Kunjungan Kapolri, Kapolres Kampar Pastikan Distribusi Bantuan Pupuk Lancar Hingga ke Petani
- 5.597 Gerakan Pangan Murah Digelar Untuk Tekan Inflasi
- Rembuk Tani di Mamuju, Menko Zulhas: Sekarang Pupuk Lancar dan Mudah Mendapatkannya
JPNN.com




