Eskalasi AS-Iran Memanas, Pakar Ekonomi Dorong RI Mitigasi Jalur Distribusi Energi
jpnn.com, JAKARTA - Pakar ekonomi sekaligus Policy and Program Director Prasasti, Piter Abdullah membahas langkah jangka panjang yang harus dilakukan Pemerintah Indonesia menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Piter menilai ketegangan di kawasan tersebut menuntut respons strategis untuk mengamankan posisi Indonesia.
Dia menekankan Indonesia perlu segera membangun ketahanan energi nasional secara lebih fundamental.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi gangguan pasokan yang mungkin terjadi akibat ketidakstabilan hubungan internasional di Timur Tengah.
Langkah fundamental yang dimaksud mencakup upaya mengurangi ketergantungan pada jalur distribusi energi yang dinilai memiliki risiko tinggi.
Piter menyarankan agar pemerintah mulai memitigasi penggunaan jalur navigasi yang rentan terdampak konflik bersenjata.
Selain pengamanan jalur, Indonesia juga didorong untuk memperluas pemanfaatan sumber energi domestik.
Penguatan sumber energi dari dalam negeri dipandang dapat menjadi bantalan ekonomi saat terjadi gejolak pada pasar energi global.
Pakar mendorong pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada jalur distribusi energi yang dinilai memiliki risiko tinggi.
- Mahasiswa FEB UGM Sambangi Pertamina, Intip Dapur Ketahanan Energi
- Pertamina Patra Niaga: Distribusi Energi via MT Pagerungan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan
- Iran Bentuk Badan Baru untuk Memalak Kapal-Kapal di Selat Hormuz
- Makin Brutal, Iran Ancam Ubah Laut Oman Jadi Kuburan Kapal
- Kabar Terbaru Perundingan, AS Mengajukan Proposal Berisi 5 Poin kepada Iran
- Sukacita Foolad Sirjan Iranian Bisa Masuk Final AVC Champions League 2026
JPNN.com




