Eskalasi AS-Iran Memanas, Pakar Ekonomi Dorong RI Mitigasi Jalur Distribusi Energi
Piter juga menyoroti pentingnya mendorong transisi energi yang dilakukan secara realistis.
Namun, Piter menekankan langkah transisi tersebut tetap harus mempertimbangkan kapasitas fiskal serta kesiapan infrastruktur nasional yang ada saat ini.
“Pendekatan bertahap seperti ini penting agar kebijakan energi tidak hanya mampu merespons tekanan jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu,” ujar Piter dalam siaran pers pada Rabu (16/4).
Prasasti menilai perkembangan situasi di Selat Hormuz memperlihatkan bagaimana jalur energi global menjadi semakin sensitif terhadap dinamika kawasan.
Gangguan pada jalur krusial tersebut dapat berdampak langsung pada stabilitas ekonomi negara-negara importir energi.
Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, kemampuan Indonesia untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengelola risiko eksternal menjadi krusial. (mcr31/jpnn)
Pakar mendorong pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada jalur distribusi energi yang dinilai memiliki risiko tinggi.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah
- Dunia Hari Ini: Timur Tengah Kembai Perang, Israel dan Iran Saling Serang
- Iran Kembali Bombardir Israel, Warga Gaza Kena Dampaknya
- Trump Ingatkan Netanyahu Harus Terima Kesepakatan AS dengan Iran
- Iran Desak IAEA Tak Gunakan Laporan Nuklir Sebagai Alat Tekanan Politik
- Iran Bombardir Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
- Bantah Rumor Barat di SPIEF 2026, Putin: Iran Mampu Jaga Stabilitas Sendiri
JPNN.com




