Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
jpnn.com - Performa Yamaha MotoGP Team di awal musim 2026 masih jauh dari kata meyakinkan. Tiga seri pertama justru memperlihatkan arah sebaliknya—tim belum menemukan titik terang.
Sementara itu, tekanan dari pembalap utama, Fabio Quartararo, kian terasa. Dia tak lagi menutup-nutupi rasa frustrasinya.
Eksperimen besar Yamaha dengan mesin V4 yang digadang-gadang jadi solusi sejak akhir 2024, hingga kini belum menunjukkan hasil signifikan.
Alih-alih membaik, performa motor justru dinilai belum stabil dan sulit dipahami.
Pengembangan mesin anyar tersebut sempat menghadapi kendala sejak fase uji coba.
Di Sepang, misalnya, sejumlah masalah teknis muncul, bahkan dianggap berisiko bagi pembalap.
Situasi tersebut berlanjut hingga musim bergulir, tanpa adanya lonjakan performa yang berarti di lintasan.
Hasilnya terlihat jelas di klasemen. Quartararo baru mengoleksi enam poin dari tiga balapan.
Eksperimen Yamaha dengan mesin V4 yang digadang-gadang jadi solusi hingga kini belum menunjukkan hasil signifikan. Fabio Quartararo frustrasi
- FP1 MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Terjatuh, Alex Marquez Langsung Menyergap
- Martin Jadi Aktor Utama FP1 MotoGP Catalunya, tetapi Marquez yang Pertama
- Rumor MotoGP: Davide Brivio Bakal Direkrut Honda HRC, Bagaimana Alberto Puig?
- MotoGP 2026: Ducati Hadapi Dua Nasib Berbeda dari Pecco Bagnaia dan Marc Marquez
- Ada Potensi Pemimpin Klasemen MotoGP Berganti di Catalunya Akhir Pekan Ini
- MotoGP 2026: Marco Bezzecchi vs Jorge Martin, Aprilia Siapkan Aturan Khusus, Apa Itu?
JPNN.com




