Fadlun Ajak Semua PPPK Tagih Janji Presiden Prabowo, Ada 3 Tuntutan
jpnn.com, JAKARTA - Perayaan 17 Agustus 2026 menjadi momentum pas untuk memperjuangkan hak-hak PPPK baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah pun mengajak PPPK dan PPPK paruh waktu menagih janji Presiden Prabowo Subianto.
"Menjelang 17 Agustus 2026. kemerdekaan bukan sekadar mengibarkan bendera atau seruan merdeka," kata Fadlun kepada JPNN, Kamis (12/8/2026).
Dia melanjutkan, kemerdekaan sejati adalah ketika perut rakyat kenyang, tangan-tangan bekerja tanpa cemas, dan seluruh rakyat Indonesia menikmati kemerdekaan dengan bisa menyejahterakan anak istri dan keluarganya, keadilan merata di setiap jengkal tanah ini.
"Mari tagih janji Presiden Prabowo Subianto untuk memerdekakan semua elemen masyarakat di Indonesia," seru Fadlun.
Dia menyampaikan, Aliansi Merah Putih menyuarakan 3 tuntutan utama kepada pemerintah terkait ASN PPPK dan PPPK paruh waktu. sebagai berikut:
1. PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu
Aliansi Merah Putih menyoroti gaji PPPK paruh waktu yang sangat menyedihkan, jauh di bawah upah minimum, padahal beban kerjanya sama dengan PNS dan PPPK.
Ketum Aliansi Merah Putih Fadlun Abdillah mengajak PPPK dan PPPK Paruh Waktu menagih janji Presiden Prabowo Subianto, apa saja 3 tuntutannya?
- Rp900 Ribu per Bulan, Terbuka bagi PNS, PPPK, dan Non-ASN
- Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
- DPR & Pemerintah Diimbau Pakai Database BKN agar PPPK & P3K Paruh Waktu Tidak Kisruh
- Bakom Sebut Prabowo Sudah Mengurus Masalah Dalam Negeri Sebelum ke Rusia
- DPR dan Pemerintah Ditenggat Sebulan Tuntaskan 4 Tuntutan PPPK & PPPK Paruh Waktu
- Prabowo Larang Pembakaran Lahan untuk Alasan Apa Pun, Termasuk Kearifan Lokal
JPNN.com




