Fauka Noor Farid Ajak Pesantren Tak Terprovokasi Isu yang Menyerang Prabowo
jpnn.com, KOTA SUKABUMI - Suasana meriah menyambut Ketua Umum Garda Mawar, Fauka Noor Farid, saat mengunjungi Pondok Pesantren Dzikir Al Fath di Kota Sukabumi, Minggu (16/8). Para santri menyambut kedatangannya dengan mengarak Utusan Khusus Presiden ini dengan Maung.
Fauka tiba di ponpes dan langsung disambut hangat oleh pimpinan pondok, KH Fajar Laksana, serta ratusan santri. Dalam kunjungannya, ia berdiskusi mengenai kondisi bangsa dan program pemerintah.

"Ini adalah pondok pesantren yang legend, punya sejarah. Karena dulu Pak Prabowo pernah saya hadirkan di sini, tahun 2012. Pak Prabowo jadi menginjakkan kaki pertama di sini," kenang Fauka.
Kedatangan rombongan juga disambut dengan pertunjukan seni budaya Bola Leungeun Seuneu serta seni bela diri Pencak Silat yang ditampilkan oleh para pendekar Sang Maung Bodas.
Penyambutan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni budaya serta tradisi masyarakat Jawa Barat.
Selain hubungan historis tersebut, Fauka menyampaikan bahwa Garda Prabowo telah memberikan beasiswa kepada 12 anak yatim korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk kerja sama dengan Pondok Pesantren Dzikir Al Fath. Selain itu, Fauka yang didampingi oleh Waketum Garda Mawar M Resqy F.R memberikan santunan dan bantuan sembako kepada para santri.
"Kemarin, kami Garda Prabowo membiayai 12 orang anak yatim korban dari tanah longsor di Bandung Barat," ujarnya.
Suasana meriah menyambut Ketua Umum Garda Mawar, Fauka Noor Farid, saat mengunjungi Pondok Pesantren Dzikir Al Fath di Kota Sukabumi.
- Bahlil Jadi Cawapres Prabowo di 2029? Begini Analisis Efriza
- AMP Bertemu Kepala BKN, Ada Pesan Khusus untuk Seluruh ASN PPPK
- Kemlu Persiapkan Berbagai Skenario demi Kehadiran Prabowo di Sidang Umum PBB
- Mensos: Sekolah Rakyat Komitmen Presiden Prabowo Membuka Akses Pendidikan bagi Fakir Miskin
- Terlalu Dini Memunculkan Prabowo Vs AHY di Pilpres 2029
- Pujian Prabowo untuk Demokrat: Pernah Berkuasa, Pernah Tidak, tetapi Tak Caci Maki
JPNN.com




