Febrie Adriansyah Harap Fakta Penyebab Kematian Sutrimo Terungkap
jpnn.com, JAKARTA - Polisi melakukan ekshumasi terhadap jenazah pria anak buah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah bernama Sutrimo.
Febrie dan keluarga meminta publik tidak berspekulasi soal penyebab kematian Sutrimo.
Anggota tim advokat Febrie Adriansyah, Febri Diansyah mengatakan pihak keluarga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Sutrimo dan menghormati penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya.
“Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan,” kata Febri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Sementara itu, anggota tim advokat Febrie Adriansyah, Firman Wijaya mengatakan bahwa Sutrimo tidak berstatus sebagai kepala rumah tangga (karumga) seperti yang banyak diberitakan.
“Posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan. Namun, lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana,” ujarnya.
Rumah kosong yang dimaksud adalah sebuah klinik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ia juga mengatakan Sutrimo sering pulang kampung atau mengambil pekerjaan lain sehingga tidak terus-terusan bekerja dengan Febrie Adriansyah.
Polisi melakukan ekshumasi terhadap jenazah pria anak buah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah bernama Sutrimo.
- Kejagung Buka Suara soal BAP Tan Kian tentang Aliran Uang Rp 40 Miliar
- Kejagung Temukan Bukti Pemerasan di Kasus Korupsi PT Asabri dan Jiwasraya
- Soroti BAP Tan Kian, Febri Diansyah Sebut Aliran Dana Rp 40 M ke Jaksa Agung Belum Terbukti
- Siapa 4 Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian?
- Kejagung Respons Isu Rp 40 Miliar, Sebut Keterangan Saksi Belum Bisa Jadi Dasar
- Kejagung Jerat Febrie dengan Pasal Berlapis, Pakar: Bukti Nyata Keseriusan
JPNN.com




