FGD di UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan RI
Pemerintah juga terus memperkuat kerja sama ekonomi bilateral Indonesia dengan berbagai negara mitra.
Sejumlah perjanjian telah berhasil diselesaikan, antara lain dengan Jepang, Pakistan, Palestina, Chile, Australia, Mozambik, Korea, Iran, Peru, Kanada, dan Tunisia.
Sementara itu, sejumlah perundingan lainnya masih terus berlangsung, termasuk dengan MERCOSUR, kawasan Teluk (Gulf countries), serta Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Maroko, Turkiye, dan Uzbekistan, yang seluruhnya menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan proses tersebut dalam waktu dekat.
Terkait hubungan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat, Menko Airlangga menyampaikan AS memiliki posisi yang secara konsisten menjadi penyumbang surplus perdagangan tertinggi sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar bagi Indonesia.
“Selanjutnya dengan Amerika. Kenapa Amerika penting? Karena sebetulnya neraca dagang yang positif tertinggi itu dengan Amerika. Amerika mengimpor produk manufaktur Indonesia. Minyak sawit, elektronik, sepatu, tekstil, furniture, dan yang lain. Itu yang membedakan Amerika dengan negara lain,” ungkap Menko Airlangga.
Pemerintah mencatat kemajuan signifikan dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat yang berlangsung secara intensif sejak April 2025 hingga awal 2026.
Rangkaian pertemuan bilateral menghasilkan penurunan tarif terhadap sejumlah produk Indonesia, termasuk penyesuaian tarif dari sebelumnya 32 persen menjadi sekitar 19 persen untuk komoditas tertentu, serta peluang pembebasan tarif (0 persen) bagi 1.819 produk terpilih.
Kebijakan ini memberikan perlindungan sekaligus dorongan kuat bagi industri padat karya dalam negeri yang menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja.
Menko Airlangga hadir dalam FGD The Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia –Amerika Serikat di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, Rabu (15/4)
- Perdamaian Iran-AS Rapuh, Ekonom Minta Pemerintah Tetap Waspada
- Mahasiswa Bubarkan Diskusi UGM, Pendiri CICSR Singgung soal Lunturnya Etika
- Diskusi di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Demokrasi Wajib Ada Dialog
- Investor Wait and See, IHSG Tetap Hijau Pada Rabu Pagi
- Agus Widjajanto: Kampus Seharusnya Jadi Arena Adu Gagasan, Bukan Adu Otot
- Amartha Fokus Dorong Perempuan untuk Percaya Diri & Berdaya
JPNN.com




