FGD Klinik Ekspor Bea Cukai Memperkuat Sinergi UMKM Banten Tembus Pasar Global
jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Bea Cukai menggelar focus group discussion (FGD) Klinik Ekspor bersama UMKM di wilayah Banten pada Selasa (3/2).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten agar mampu menembus pasar internasional.
Kepala Kanwil Bea Cukai Banten yang diwakili Kepala Bagian Umum Ony Ipmawan menegaskan Klinik Ekspor merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk mendorong UMKM berorientasi ekspor.
“FGD Klinik Ekspor ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi dunia usaha, dan pelaku UMKM untuk mendukung UMKM lokal agar mampu menembus pasar internasional,” ujar Ony.
FGD menghadirkan narasumber dari berbagai unit strategis di lingkungan Kementerian Keuangan, antara lain Direktorat Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Lembaga National Single Window (LNSW).
Direktorat Fasilitas Kepabeanan memaparkan materi tentang pemberdayaan UMKM berorientasi ekspor dan pemanfaatan fasilitas kepabeanan.
Kemudian LPEI menjelaskan berbagai skema pembiayaan ekspor, mulai dari pembiayaan modal kerja, penjaminan, hingga asuransi ekspor.
Sedangkan LNSW turut memperkenalkan sistem single window serta portal UMKM Kemenkeu Satu sebagai bagian dari integrasi layanan lintas kementerian dan lembaga.
Melalui FGD Klinik Ekspor, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM agar naik kelas dan berdaya saing global
- Bea Cukai Teluk Nibung Temukan 9 Karton Rokok Ilegal di Bus Lintas Sumatra, Ini Kronologinya
- Nilai Transaksi di Jakarta Fair Tembus Rp 8,2 Triliun dengan 6,1 Juta Pengunjung
- Pesta Rakyat Kana Jadi Ajang Kolaborasi Koperasi dan UMKM
- UMiMAX Pertamina Berdampak Besar, Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat
- Wow! Omzet Koperasi Merah Putih Ini Tembus Ratusan Juta
- Plt Sekjen MPR Sebut Kolaborasi Budaya dan UMKM Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan
JPNN.com




