FISH UNJ Berdayakan Nelayan Perempuan Pulau Pari Lewat Penguatan Literasi Berbasis SDGs
Kegiatan ini diwujudkan melalui praktik pengolahan ikan tongkol menjadi makanan khas bernama Sala.
Hari terakhir, peserta mendapatkan materi terkait komunikasi dan isu sosial.
Abdul Kholik, S.Sos., M.I.Kom. menyampaikan materi mengenai literasi komunikasi visual positif berbasis green campaign sebagai strategi mendukung branding ekowisata kepulauan.
Materi ini menekankan pentingnya pemanfaatan komunikasi yang konstruktif untuk memperkuat citra destinasi wisata berbasis lingkungan.
Selanjutnya, Nova Scorviana H., M.A., M.Si. memberikan materi mengenai penguatan kesetaraan gender melalui pendekatan antropologi partisipatoris yang berangkat dari pengetahuan lokal perempuan pesisir.
Materi ini mendorong pengakuan terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan masyarakat kepulauan.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pengisian instrumen evaluasi dan penandatanganan lembar rekognisi oleh peserta sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan aktif serta komitmen Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari selama mengikuti program.
Kontribusi terhadap SDGs dan Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi
FISH UNJ bersama Kelompok Nelayan Perempuan Pulau Pari melaksanakan kegiatan Program Desa Binaan yang berfokus pada pada penguatan literasi
- Hilang Saat Melaut, Nelayan di Lombok Timur Ditemukan Meninggal Dunia
- Hilang Sejak 5 September, 2 Perempuan Asal Jateng Ditemukan di Kabupaten Bandung
- PISA 2025 Menunjukkan Nilai Literasi dan Sains Indonesia Meningkat Pesat, Keren!
- Hari Aksara Internasional, Kemendikdasmen Dorong Literasi Berdampak
- Upaya Pelindo Melibatkan Perempuan dalam TJSL Tuai Apresiasi
- Ciwaru Sukabumi Jadi Potret Sinergi Tiga Program Prioritas Pemerintah
JPNN.com




