Fithrat Irfan: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
jpnn.com, JAKARTA - Aktivis muda nasional Muhammad Fithrat Irfan mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aktivis, akademisi, hingga mahasiswa, untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika politik yang dihadapi Indonesia.
Fithrat yang juga menjabat sebagai komisaris independen PT Electronic Data Interchange Indonesia, salah satu anak usaha Pelindo, menegaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia dibangun melalui proses perjuangan yang panjang dengan pengorbanan jiwa, raga, darah, dan air mata para pendiri bangsa.
Menurutnya, kondisi yang tengah dihadapi Indonesia saat ini perlu disikapi secara bijak dan proporsional.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi ekonomi maupun politik untuk memecah belah persatuan nasional.
"Saya mengimbau kepada rekan-rekan aktivis, akademisi, maupun mahasiswa agar tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi yang ada untuk memecah belah anak bangsa," ujar Fithrat, Sabtu (13/6).
Ia menilai setiap persoalan bangsa perlu dilihat secara objektif dan menyeluruh. Menurutnya, proses pembangunan sebuah negara besar tidak pernah berlangsung secara instan, melainkan melalui berbagai tahapan dan tantangan.
"Negara yang besar selalu melalui proses panjang. Tidak ada negara yang tumbuh dan maju tanpa menghadapi berbagai tantangan dan dinamika. Karena itu, kita perlu memberi ruang kepada pemerintah untuk terus melakukan pembenahan," katanya.
Fithrat juga menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi.
Fithrat mengapresiasi berbagai langkah yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan investor
- Prabowo Sebut Banyak Orang Pintar Menuduh Pemerintah Berbohong Soal Swasembada Pangan
- Negara Memerlukan Tata Kelola, Bukan Sekadar Kehendak Politik
- Guru Besar dan Intelektual Nyatakan Dukungan Penuh kepada Gerakan Mahasiswa
- Dewi Yustisiana DPR Apresiasi Kesiapan Pemerintah Terapkan B50, Perkuat Ketahanan Energi dan Ekonomi Daerah
- Jamaludin Malik DPR: Pemerintah Sudah Menjamin Pasokan Batu Bara, PLN Harus Benahi Manajemen Kontrak dan Distribusi
- Pemerintah Gelontorkan Rp 26,34 T untuk Stimulus Ekonomi Kuartal II-2026
JPNN.com




