Fitur Muse Image di Instagram Dikritik Para Aktor Hollywood
jpnn.com - Meta menonaktifkan fitur Muse Image di Instagram setelah menuai gelombang kritik, terkait potensi penyalahgunaan pembuatan gambar deepfake.
Saat pertama kali diperkenalkan, Muse Image memungkinkan pengguna membuat gambar AI, dengan merujuk ke akun Instagram yang bersifat publik.
Tanpa perlu meminta persetujuan pemilik akun, sistem dapat memanfaatkan konten yang tersedia untuk menghasilkan gambar baru.
Fitur tersebut langsung memicu kekhawatiran karena dinilai membuka celah penyalahgunaan identitas, terutama penggunaan wajah, foto, maupun karya kreatif seseorang tanpa izin.
Sebelumnya, Meta menyebut Muse Image ditujukan untuk kebutuhan kreatif, seperti membuat undangan acara, menyusun konsep kolaborasi, hingga menghasilkan grafis yang dipersonalisasi.
Namun, derasnya kritik membuat perusahaan akhirnya menarik fitur tersebut.
Dalam pernyataan terbarunya, Meta mengakui mekanisme itu tidak sesuai dengan harapan pengguna.
"Tujuan kami adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat sekaligus memberi kendali kepada pengguna atas konten publik mereka."
Meta menonaktifkan fitur Muse Image di Instagram setelah menuai gelombang kritik, terkait potensi penyalahgunaan pembuatan gambar deepfake.
- India Tuduh Facebook Mempermalukan PM Modi, Mark Zuckerberg Didesak Minta Maaf
- Permudah Peserta Dapat Informasi, TASPEN Perluas Penyediaan Kanal Layanan Resmi
- Threads Kini Dilengkapi Fitur Pemantau Orang Tua
- Meta Nonaktifkan Fitur Muse Image di Instagram, Ada Apa?
- Meta Meluncurkan Pocket, Aplikasi AI untuk Bikin Gim dan Lainnya
- Instagram Akan Memberi Kebebasan Kepada Pengguna Mengatur Algoritma Konten
JPNN.com




