FKN-08 Dorong Pengusaha Kecil dan Menengah Jadi Motor Pembangunan Nasional
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah perlu memberikan ruang yang lebih luas bagi pengusaha konstruksi kelas kecil dan menengah untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
Mereka bukan sekadar pelaksana pekerjaan fisik, melainkan bagian penting dari kekuatan ekonomi rakyat yang mampu menggerakkan lapangan kerja, usaha lokal, dan aktivitas ekonomi di daerah.
Gagasan tersebut menjadi salah satu perhatian Forum Komunikasi Nasional 08 (FKN-08) yang diinisiasi oleh Indria Febriansyah sebagai wadah persatuan lintas organisasi pendukung Prabowo-Gibran yang menghimpun 105 ketua umum organisasi relawan.
FKN-08 juga melaksanakan konsolidasi di Jakarta Pusat pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sebagai momentum peneguhan komitmen mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mendorong ruang partisipasi lebih luas.
Hal tersebut kemudian diperkuat melalui komunikasi lanjutan pada Selasa (25/8/2026) di Jakarta.
Menurut Indria, persoalan utama adalah masih terbatasnya keterlibatan pengusaha konstruksi sipil maupun pabrikan skala kecil dan menengah dalam proyek pemerintah.
"Jangan sampai pengusaha kecil dan menengah gugur sebelum mendaftar. Persyaratan pengadaan penting demi kualitas dan akuntabilitas, namun desain kebijakan tidak boleh menutup kesempatan bagi pelaku usaha rakyat,” ujarnya.
Dia menilai program seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), kampung nelayan, dan sekolah rakyat seharusnya menjadi ruang tumbuh bagi dunia usaha nasional.
FKN-08 juga melaksanakan konsolidasi di Jakarta Pusat pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sebagai momentum peneguhan komitmen mengawal pemerintahan Presiden Prabowo.
- Inilah Daftar Pemenang CoCreate Pitch 2026 Indonesia yang Digelar Alibaba.com
- Pertamina SMEXPO Yogyakarta Capai Nilai Transaksi Rp3,8 Miliar
- Pertamina Bekali UMKM Mitra Binaan dengan Pelatihan Ekspor
- Besok, 15 Oktober 2026 Kopdes Merah Putih Bakal Beroperasi Serentak
- Heboh Reaksi Netizen dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Begini Cara Mendapatkannya!
- BMD Bantu UMKM Mi Ayam Raih Omzet Rp 18 Juta per Bulan
JPNN.com




