Gagal Capai Target di SEA V Cup 2026, Marcos Sugiyama Masih Dipertahankan PBVSI
jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Timnas voli putri Indonesia, Marcos Sugiyama tengah dalam sorotan seusai gagal mengantarkan tim asuhannya finis sebagai runner up SEA V Cup 2026.
Juru taktik kelahiran 16 November 1973 itu tampaknya salah strategi sehingga Tisya Amallya Putri cum suis akhirnya harus kembali menempati posisi ketiga.
Pada laga pemungkas putaran kedua tercatat Srikandi Merah Putih telan kekalahan 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33) atas Filipina di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Minggu (9/8).
Hasil tersebut memupus harapan skuad Garuda Pertiwi untuk bisa finis sebagai runner up setelah kalah perolehan poin dengan Filipina.
Manajer Timnas voli putri Indonesia, Luciana Taroreh mengaku masih percaya dengan manajer berdarah Jepang-Brasil tersebut.
Saat ini pihaknya lebih memilih fokus mengalihkan target ke turnamen berikutnya ketimbang mengubah komposisi pelatih.
“Kami tentu akan melakukan evaluasi terhadap semua aspek agar dapat tampil lebih baik pada laga berikutnya.”
“Kami masih percaya para pemain memiliki kemampuan untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik ke depan,” ujar wanita yang akrab disapa Uci itu saat dihubungi JPNN.com, Minggu (9/8).
Jawaban PBVSI mengenai masa depan Marcos Sugiyama seusai gagal mewujudkan target finis di posisi runner up pada SEA V Cup 2026.
- Alasan Tisya Amallya Putri dan Arsela Nuari Tak Masuk Skuad Asian Games 2026
- Daftar 24 Pemain Timnas Voli Putra-Putri Indonesia di Asian Games 2026
- Tersingkir dari AVC Continental 2026, Timnas Voli Putri Langsung Tatap Asian Games
- Streaming AVC Continental 2026: Jadi Saksi Upaya Timnas Voli Putri Tembus Semifinal
- Live Streaming 8 Besar Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 Indonesia Vs Iran
- Timnas Voli Putri Tembus Perempat Final AVC Continental 2026, Begini Reaksi Medi Yoku
JPNN.com




