Gagal Memenangi Sprint MotoGP Amerika, Pecco Bagnaia Kecewa
jpnn.com - JAKARTA - Jorge Martin memenangi Sprint MotoGP Amerika Serikat 2026, mengungguli Francesco Bagnaia yang berada di posisi kedua.
Bagnaia pun mengaku kecewa karena gagal memenangi balapan Sprint pada seri ketiga MotoGP musim ini yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Amerika Serikat, Minggu dini hari, itu.
"Saya senang dengan podium ini, meskipun agak menyakitkan karena saya melewatkan kemenangan," kata pembalap yang akrab disapa Pecco itu, dikutip dari laman resmi Ducati, Minggu (29/3).
Bagnaia yang start dari posisi keempat, memulai balapan 10 lap ini dengan baik setelah langsung memimpin ketika memasuki tikungan pertama.
Dia pun melaju nyaman tanpa hambatan di posisi depan, sampai kemudian datang pembalap Jorge Martin yang menyalipnya di lap terakhir.
Di sisa tikungan, Bagnaia tak dapat berbuat banyak, dengan finis di posisi kedua, 0,755 detik di belakang Martin.
"Saya sudah memberikan yang terbaik, mungkin sedikit terlalu berlebihan di lap-lap awal, tetapi saya rasa kami tetap tidak akan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, mengingat kurangnya cengkeraman yang kami alami di akhir," ucap Pecco.
"Saya berusaha sekeras mungkin di paruh pertama lap terakhir untuk mempertahankan posisi, tetapi saya tidak menyangka akan ada yang menyalip di tikungan 12," tambah dia.
Francesc Bagnaia kecewa karena gagal memenangi Sprint MotoGP Amerika Serikat 2026.
- MotoGP Hungaria 2026 Memakan Korban, Jorge Martin Harus Membayar Mahal
- MotoGP Hungaria 2026: Ada yang Lebih Besar dari Kemenangan Marc Marquez
- Kecelakaan Besar Mewarnai Race MotoGP Hungaria, Marquez Juara
- Marquez Perkasa, Sprint MotoGP Hungaria Seperti Konvoi, Minim Drama
- Hasil Kualifikasi MotoGP Hungaria di Luar Nalar, Marquez Kok Bisa Begitu?
- Jorge Martin Mewaspadai 2 Pembalap di MotoGP Hungaria
JPNN.com




