Gandeng Pemerintah, AMDATARA Akselerasi Transformasi Industri Hijau & Keberlanjutan

Gandeng Pemerintah, AMDATARA Akselerasi Transformasi Industri Hijau & Keberlanjutan
Halal bi halal dengan pemerintah dan AMDATARA di Jakarta, Kamis (16/4). Foto: dok AMDATARA

"Sehingga kami bisa dipersepsikan sebaliknya, enggak selalu dibilang kurang memberikan kontribusi ke masyarakat atau ekonomi nasional. Artinya persepsi ini bisa terjawab," kata Karyanto.

Karyanto juga mengatakan AMDATARA ingin terus menjadi bagian dari ekosistem industri yang terus berkembang. 

Dia menegaskan bahwa industri makanan dan minuman harus tetap menjadi kontributor penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi memang harus kami pastikan tahun ini industri makanan minuman, khususnya AMDK memberikan kontribusi signifikan sehingga ke depan Indonesia itu bisa tumbuh dan berkembang," katanya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi AMDATARA dan seluruh industri AMDK yang telah berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Kemenperin mencatat bahwa industri AMDK telah menyerap lebih dari 46 ribu tenaga kerja langsung dengan nilai investasi mencapai Rp27,8 triliun.

"Keberadaan industri ini pasti memiliki efek ganda yang luas dan berdampak positif terhadap tumbuhnya sektor perekonomian Indonesia," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merijanti Punguan Pintaria atau yang biasa dipanggil Merri.

Merri menyinggung kunjungan kerja panja AMDK Komisi VII DPR ke beberapa pabrik air mineral. Dia menilai kalau, kunjungan tersebut sudah berjalan dengan baik atas dukungan semua industri AMDK.

Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) memperkuat hubungan strategis dengan pemerintah guna menjawab tantangan industri air mineral.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News