Gandeng Prefektur Miyazaki, Kemnaker Dorong Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Cris menambahkan salah satu fokus utama kerja sama itu adalah pelaksanaan job matching untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi calon peserta dengan kebutuhan mitra industri di Jepang.
Kemnaker juga menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan data Kemnaker, penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai 19.332 orang.
Sementara itu, hingga Mei 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 18.316 orang, yang menunjukkan capaian penempatan yang tetap tinggi pada periode awal tahun berjalan.
Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang Indonesia juga mengalami peningkatan dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026.
Sementara itu, Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Prefektur Miyazaki saat ini menghadapi tantangan depopulasi sehingga membutuhkan peserta magang asing untuk mendukung berbagai sektor industri.
“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki. Kami melihat peluang bagi peserta magang Indonesia untuk berkiprah di lebih banyak sektor ke depannya,” ujarnya. (jpnn)
Kemnaker memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja
- Kemnaker Terus Menyesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Hadapi Dinamika Dunia Kerja
- Kemnaker Perluas Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Lewat Peningkatan Kompetensi
- Pemerintah Terus Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Naker Sesuai Kebutuhan Industri
- Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi
- Menaker Yassierli Beberkan Langkah Pemerintah Perkuat Pelindungan Pekerja
JPNN.com




