Ganjaran Berbagi Takjil Kepada Orang yang Berpuasa
jpnn.com, JAKARTA - Agama Islam menganjurkan kita yang sedang berpuasa untuk berbagi makanan atau minuman kepada sesamanya di bulan yang baik ini.
Syekh Said Muhammad Ba’asyin dalam Busyrol Karim mengatakan:
Orang yang berpuasa disunahkan berbagi sesuatu dengan orang lain untuk buka puasanya, meskipun hanya sebutir kurma atau seteguk air.
Kalau dengan makan malam, tentu lebih utama berdasar pada hadits Rasulullah SAW.
“Siapa yang membatalkan puasa orang lain, maka ia mendapatkan pahala puasa tanpa mengurangi pahala puasa orang yang bersangkutan.”
Kalau selagi berpuasa tadi orang yang ditraktir melakukan hal-hal yang membatalkan pahala puasanya seperti berbuat ghibah, menghasut orang lain, berdusta, memalsukan kesaksian, atau tindakan tercela lainnya, maka semua itu tidak berpengaruh pada pahala orang yang mentraktirnya.
Keterangan di atas menunjukkan kuatnya anjuran untuk berbagi saat berbuka puasa. Dan anjuran ini sama sekali terlepas dari bagaimana kualitas puasa orang yang menjadi partner berbagi.(NuOnline)
Orang yang berpuasa disunahkan berbagi sesuatu dengan orang lain untuk buka puasanya, meskipun hanya sebutir kurma atau seteguk air.
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : JPNN.com
- Pos Mudik BAZNAS Sediakan Layanan Kesehatan hingga Takjil Gratis
- Beberapa Kebiasaan Sederhana Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Berpuasa
- PC GP Ansor Bawean dan Yayasan Akademi Nusantara Bersatu Salurkan Ratusan Paket Sembako dan Takjil
- BRI Life Berbagi Berkah Lewat Takjil on The Road
- AQUA Temani Ramadan Warga Jakarta dari Halte Transjakarta Sampai Istiqlal
- DPC Peradi Jakbar Buktikan Kesolidan dengan Gelar Bukber dan Berbagi 1.000 Takjil
JPNN.com




