Ganjil Genap di Tol Jakarta-Cikampek, nih Penjelasannya

Ganjil Genap di Tol Jakarta-Cikampek, nih Penjelasannya
Macet. Ilustrasi Foto: Ismail Pohan/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sistem ganjil genap di ruas tol Jakarta-Cikampek dari pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur mulai diterapkan hari ini.

Bagi masyarakat yang terdampak, pemerintah telah memiliki beberapa strategi. Termasuk evaluasi yang dilakukan setiap minggu.

Kepala Bagian Humas dan TIK Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Rahardjo, Minggu (11/3) mengatakan, pengguna kendaraan pribadi dapat beralih menggunakan angkutan umum.

Pemerintah menyediakan 48 bus Transjabodetabek Premium. ”Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 35 tempat duduk dengan fasilitas AC dan wifi. Tarifnya Rp 20.000,” tuturnya.

Sebanyak 48 bus tersebut dibagi menjadi dua titik penjemputan. Untuk Bekasi Barat terdapat 25 bus Transjabodetabek yang menjemput di Mega City dan Summarecon.

Sedangkan Bekasi Timur terdapat 23 bus dengan lokasi di Gran Dhika. ”Mereka akan melayani dari pukul 06.00 hingga 09.00. Selisihnya hanya 10 menit antarbus satu dengan yang lain,” ujar Budi. Bus juga tersedia untuk rute balik dari Jakarta ke Bekasi mulai pukul 16.00 hingga 21.00.

”Bagi pengguna kendaraan pribadi yang beralih naik Transjabodetabek Premium dapat memarkirkan kendaraannya dengan tarif flat Rp. 10.000 per hari di lokasi park & ride, dengan menunjukkan bukti tiket naik Transjabodetabek Premium saat itu,” ungkapnya.

Ada beberapa titik kantong parkir. Misalnya di Bekasi Barat tersedia di Mega City dengan kapasitas 120 mobil, Summarecon yang berkapasitas 200 mobil, sedangkan di Bekasi Timur tersedia di Grand Dhika yang bisa menampung 200 mobil, dan Bekasi Trade Center dengan daya tamping 150 mobil.

Sistem ganjil genap di ruas tol Jakarta-Cikampek mulai diterapkan hari ini, pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke Transjabodetabek Premium.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News