Gawat, AI Jadi Ancaman Profesi Akuntan
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah Hendri Santosa profesi akuntan saat ini memiliki tantangan besar karena adanya artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Namun, Hendri meyakini profesi akuntan tidak akan tergantikan oleh AI. Tetapi semua akuntan perlu waspada.
"Jadi, akuntan ini sekarang mengalami tantangan yang luar biasa dengan adanya teknologi informasi yang luar biasa, AI," kata Hendri di Jakarta, Minggu (30/8).
Hendri menuturkan jika kehadiran AI tidak dibarengi dengan etika yang bagus bagi seorang akuntan, maka bisa saja terjadi upaya rekayasa keuangan.
"Anda masukkan angka-angka, minta AI bisa keluar itu sesuai dengan kehendak. Nah kalau tidak disusun dengan yang benar, itu," katanya.
Justru, kata Hendri, tantangan yang berat ke depan bagi profesi akuntan adalah terkait dengan etika moralitas integritas kejujuran.
Menurut dia, kehadiran AI itu juga yang membuat banyak anak muda sekarang ini tidak mau menekuni dunia akuntansi, sebab beranggapan profesi akuntan alam tergeser teknologi.
Padahal, Hendri menegaskan seorang akuntan harus memiliki penilaian, pendapat, pertimbangan, atau keputusan yang tidak dimiliki oleh AI.
Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah Hendri Santosa profesi akuntan saat ini memiliki tantangan besar karena adanya AI
- Purbaya Optimalkan Sistem INSW 2026 Menggunakan Tenaga AI
- AiMOGA Resmi Memasarkan 2 Robot Pintar di Indonesia, Harga Termurah Rp 50 Jutaan
- Soal Video Sarwendah Curi Uang di Brankas, Pengacara Bilang Begini
- CapCut World Singapore untuk Merayakan Pertumbuhan Komunitas
- DPD RI Gelar Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026-2031
- Tokoh Dunia Berkumpul di Bali Bahas Dampak AI, Luhut: Indonesia Jangan hanya Jadi Pengguna Teknologi
JPNN.com




