Gede Sukadana Sindir Kalteng Putra, Punya Tunggakan Gaji Pemain Tetapi Jadi Host Liga 2

Gede Sukadana Sindir Kalteng Putra, Punya Tunggakan Gaji Pemain Tetapi Jadi Host Liga 2
Ilustrasi - Suporter Kalteng Putra. Foto: Denar/Kalteng Pos

jpnn.com, JAKARTA - Status salah satu tuan rumah penyisihan grup Liga 2 2021 yang menjadi milik Kalteng Putra ternyata jadi pertanyaan salah satu mantan pemainnya, I Gede Sukadana.

Pemain yang kini membela PSMS Medan tersebut mengaku terkejut karena meskipun masih memiliki tunggakan gaji, ternyata klub itu bisa jadi tuan rumah Liga 2 2021.

Sejatinya, bukan Kalteng Putra saja yang jadi tuan rumah. Ada Sriwijaya FC dengan Stadion Jakabaring di Palembang. Kemudian Dewa United dengan Stadion Madya di Jakarta dan Persis Solo dengan Stadion Manahan di Solo yang jadi host penyisihan grup.

Gede Sukadana yang merasa diperlakukan tidak profesional sampai hari ini oleh Kalteng Putra pun bereaksi dengan keras di media sosialnya.

Dia menyindir Kalteng Putra yang belum membayar dua bulan gaji para pemainnya di musim 2019 lalu.

"Kuat juga ya, belum lunas sudah mau tiga tahun, bisa tuan rumah," katanya, melalui Instagram Story-nya.

Pemain asal Pulau Dewata itu juga melontarkan pertanyaan tentang keseriusan Kalteng Putra jadi tuan rumah, apakah memiliki dana atau tidak untuk melaksanakan kewajiban sebagai host.

Pantas saja dia bertanya-tanya, karena dalam syarat dari PT LIB yang beredar bahwa klub yang jadi tuan rumah harus menanggung seluruh biaya pertandingan. Di dalamnya termasuk biaya transportasi lokal untuk peserta.

Gede Sukadana menyindir Kalteng Putra karena berani keluar uang jadi hots liga 2, tetapi nyatanya masih punya tunggakan gaji pemain.