Geely Indonesia Meluruskan Soal Patah As Roda EX5 Saat Insiden di PIK
jpnn.com, JAKARTA - Kabar soal dugaan patah as roda pada mobil listrik Geely EX5 sempat bergulir di media sosial, setelah sebuah unit mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pantai Indah Kapuk pada 16 Februari 2026.
Narasi yang beredar menyebut komponen vital kendaraan itu rusak hingga mobil tak bisa melanjutkan perjalanan. Namun, klarifikasi resmi akhirnya datang.
Melalui pernyataan tertulis, Geely Auto Indonesia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan kerusakan bukan terjadi pada as roda, melainkan pada komponen ball joint di bagian roda.
Kerusakan tersebut dipastikan merupakan dampak benturan keras setelah kendaraan menghantam pembatas jalan.
Tim teknis perusahaan menegaskan tidak ditemukan indikasi kegagalan komponen bawaan kendaraan.
Pemeriksaan lanjutan juga dilakukan untuk memastikan kondisi mobil secara menyeluruh tetap sesuai standar kualitas dan keselamatan yang berlaku.
Klarifikasi tersebut menjadi penting karena EX5 merupakan salah satu model listrik baru yang tengah diperkenalkan Geely Auto di pasar Indonesia.
Spekulasi yang muncul sebelumnya sempat memicu kekhawatiran publik terhadap daya tahan komponen kendaraan listrik, terutama pada model yang relatif baru dikenal konsumen.
Kabar soal dugaan patah as roda pada mobil listrik EX5 mendapat klarifikasi langsung dari Geely Auto Indonesia
- Geely Menyiapkan Emgrand EM-i untuk Menantang BYD Seal 6
- Handal Genjot Kapasitas Produksi Mobil Listrik Geely EX2
- Ganti Penggerak ke RWD, Geely EX5 Terbaru Siap Diajak Mendaki dan Menari
- Geely Galaxy Cruiser 700: SUV PHEV Bertenaga Buas hingga Fitur Komunikasi Satelit
- Changan Nevo Q05 Siap Mengincar Pasar SUV Listrik di Indonesia
- Mobil Listrik Dinilai Berat, Geely Fokus Garap Kendaraan Metanol
JPNN.com




