Geger Mayat Terikat Kawat di Tangerang
jpnn.com, TANGERANG - Mayat pria ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area Taman Pramuka, Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (17/6) sore.
Korban diketahui berinisial S (75), merupakan seorang karyawan swasta yang beralamat di Kampung Buaran, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang.
"Penemuan ini berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar lokasi kejadian sekira pukul 16.30 WIB," kata Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno dalam keterangannya, Kamis.
Dia menjelaskan penemuan mayat tersebut berawal saat saksi atas nama Kaswan dan Kasudin yang merupakan pemilik warung nasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) awalnya mencium aroma menyengat.
"Setelah ditelusuri ke area Taman Pramuka, mereka mendapati sesosok mayat pria dalam posisi tergantung pada tiang pagar pembatas dengan kawat melilit lehernya," ujar Suyatno.
Selanjutnya, para saksi melaporkan kejadian itu ke Polsek Tangerang.
Mendapat laporan tersebut, petugas segera berkoordinasi dengan Tim Identifikasi dan Pamapta Polres Metro Tangerang Kota, serta melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan ambulans Kota Tangerang untuk proses evakuasi.
"Dari hasil olah TKP sementara, mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam warna putih, serta sebuah dompet yang masih berisi Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu BPJS, dan uang tunai senilai Rp54.000," ungkap Suyatno.
Berawal dari laporan warga yang mencium bau tidak sedap, mayat ditemukan terikat kawat di Tangerang.
- Polisi Ungkap Identitas Mayat Perempuan di Sungai Musi, Innalillahi
- Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
- Mayat Bripda Nopandri Ditemukan 4 Km dari TKP Penggerebekan Narkoba, Brigjen Eko Berbelasungkawa
- Bentrok Pedagang Buah Vs Preman di Tangerang, Sejumlah Orang Dibacok
- Ibu Sontoloyo Ini Tega Jual Anak Gadis yang Masih SD, Korban Mengalami Pelecehan Seksual
- Paramount Gading Serpong Perkuat Ekosistem Hunian dan Komersial Terpadu Berkelanjutan
JPNN.com




