Gelar Rembug Warga di Depok, FORBES NU 26 Soroti Akuntabilitas dan Tata Kelola PBNU
jpnn.com, JAKARTA - Forum Bersama (FORBES) NU 26 akan menggelar Rembug Warga NU Serial 1 bertajuk "PBNU Milik Siapa? Menguji Akuntabilitas dan Tata Kelola Organisasi" di Pondok Pesantren Arrahmaniyyah, Cipayung, Depok, Senin (15/6).
Kegiatan tersebut digelar sebagai ruang dialog bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk membahas berbagai persoalan tata kelola organisasi yang berkembang menjelang Muktamar Warga Nahdliyin 2026.
Koordinator FORBES NU 26 KH Abdul Waidl mengatakan forum itu bukan untuk menciptakan konflik, melainkan menjadi ikhtiar intelektual dan moral guna memperkuat tradisi organisasi yang sehat dan demokratis.
"NU adalah milik seluruh warga nahdliyin. Karena itu, pengelolaan organisasi harus berpijak pada prinsip musyawarah, keterbukaan, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap konstitusi organisasi," kata Waidl di Depok, Sabtu (13/6).
Menurut dia, sebagai organisasi keagamaan dan sosial terbesar di Indonesia, NU memiliki peran strategis dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Oleh karena itu, lanjut Waidl, tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berlandaskan musyawarah menjadi fondasi penting untuk menjaga marwah organisasi.
Dia menilai dalam beberapa tahun terakhir muncul sejumlah persoalan internal yang menjadi perhatian warga nahdliyin.
Mulai dari menguatnya sentralisasi pengambilan keputusan, melemahnya mekanisme musyawarah dan kolegialitas, stagnasi sejumlah lembaga dan badan otonom, hingga kritik terkait transparansi pengelolaan sumber daya organisasi.
Forum Bersama (FORBES) NU 26 akan menggelar Rembug Warga NU Serial 1 bertajuk PBNU Milik Siapa? Menguji Akuntabilitas dan Tata Kelola Organisasi’.
- Gus Choi Sebut 3 Guru Besar Layak Pimpin PBNU, Penentu Tetap Muktamirin
- Habib Aboe Dorong Kota Depok Jadi Pusat Inovasi & Pengembangan AI Bertaraf Internasional
- Bawa Senjata Tajam buat Tawuran, 6 Pemuda Ditangkap Polisi di Depok
- Sisi Lain Kandidat Ketum PBNU Gus Salam, Ini soal Argentina Sejak 86
- NU Lampung Tak Mau Calon Ketum PBNU Memegang Jabatan Politik
- Rembuk Warga NU Kritik Diplomasi Internasional PBNU, Singgung Humanitarian Islam
JPNN.com




