Gempa Guncang Venezuela, 3 Orang Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
jpnn.com - CARACAS - Gempa bumi mengguncang Venezuela, Rabu (24/6), waktu setempat.
Tiga orang dilaporkan tewas, empat lainnya luka-luka setelah sebuah bangunan tempat tinggal runtuh di Caracas menyusul gempa kuat.
"Jenazah tiga korban, termasuk seorang anak-anak, dievakuasi dari bawah reruntuhan. Selain itu, terdapat empat orang luka-luka," kata sebuah sumber kepada RIA Novosti.
Sebelumnya pada Rabu, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 telah mengguncang Venezuela.
Pusat gempa terdeteksi berada 16 kilometer dari kota Moron dan 24 kilometer dari San Felipe.
Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan Pemerintah Venezuela resmi menetapkan status darurat nasional menyusul guncangan gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut.
"Kami menetapkan status darurat nasional, sebagaimana diatur dalam konstitusi kami," kata Rodriguez dalam sebuah pidato video pada Rabu malam waktu setempat.
Dia menambahkan bahwa bandara utama Venezuela, Maiquetia, terpaksa ditutup total akibat mengalami kerusakan yang cukup parah.
Tiga orang tewas, empat lainnya luka-luka tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa mengguncang Venezuela
- Trump Klaim AS Jadi Produsen Minyak Terbesar di Dunia
- Toko Daging Nusantara Kirim 1 Ton Rendang Siap Santap untuk Korban Gempa NTT
- Acara Pernikahan di Iran Diserang Tentara AS, Jumlah Korban Tewas Bertambah
- Gempa Hari Ini M6,2 Mengguncang Kepulauan Sandwich
- Amerika Kuasai Minyak Venezuela, China Panik
- Warga Tewas Setelah Demonstrasi, Legislator Ungkit Pasal Pembunuhan Berencana
JPNN.com




