Genjot Hilirisasi B50, PalmCo Ajak Industri Perkuat Ekosistem Petani Rakyat
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengingatkan semua pihak bahwa peningkatan produktivitas di sektor hulu kelapa sawit penting untuk menyeimbangkan permintaan hilirisasi, khususnya dalam mandatori biodiesel B50.
Jatmiko menegaskan penerapan riset, penggunaan bibit unggul, dan penguatan kelembagaan petani sangat krusial agar tidak mengorbankan stabilitas pasokan ekspor nasional.
Hal itu tersebut disampaikan oleh saat hadir sebagai Keynote Speaker dalam pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta baru-baru ini.
Jatmiko menyoroti kondisi industri kelapa sawit lewat pidato bertema "Strategi Industri dalam Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit melalui Inovasi dan Upaya Pemenuhan Sertifikasi Keberlanjutan",
"Misi hilir sangat jelas dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, kemandirian energi B50. Di sisi lain, kita juga perlu terus menjalankan ekspor secara berkelanjutan," papar Jatmiko.
Jatmiko menekankan peningkatan produktivitas menjadi, khususnya pada perkebunan sawit rakyat yang mencakup sekitar 42 persen dari total luasan lahan nasional.
"Seandainya satu ton saja produktivitas masyarakat naik, itu ada tambahan suplai CPO 6.000.000 ton,” ujar dia.
Jatmiko melanjutkan kebutuhan biodisel B50 langsung bisa dijalankan.
Peningkatan produktivitas di sektor hulu kelapa sawit penting untuk menyeimbangkan permintaan hilirisasi, khususnya dalam mandatori biodiesel B50.
- Sempat Kontroversial hingga Diselidiki Polisi, Pemberian Pelepah Sawit untuk Pakan Gajah Dihentikan
- Harga TBS Sawit dan Kernel di Riau Anjlok, Jadi Sebegini
- GAPKI: Pasokan Sawit Hadapi Tekanan Ganda Jelang 2027, Ajak India Perkuat Kemitraan
- SPKS Dorong Transparansi Ekspor Sawit, Harga TBS Petani Harus Tetap Terlindungi
- BBKSDA Riau: Pelepah Sawit Diberikan Sebelum Gajah Istirahat Malam
- Menelisik Kematian Beruntun Gajah di PLG Minas, Pakan Pelepah Sawit Perlu Ditelusuri
JPNN.com




