Geopolitik Global Picu Risiko Energi, Davigo Dorong Transisi Motor Listrik
Angka tersebut menjadikan motor listrik sebagai pilihan rasional di tengah ancaman kenaikan harga BBM.
Efisiensi ini dinilai sangat membantu stabilitas pengeluaran rumah tangga, maupun pelaku usaha di sektor transportasi.
Kondisi ini menjadi semakin relevan bagi segmen masyarakat produktif, seperti pengemudi ojek online dan kurir logistik yang sangat sensitif terhadap perubahan biaya BBM.
Sebagai merek lokal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen pada beberapa produknya, Aprizal menekankan dampak strategis industri ini bagi negara.
Penguatan industri motor listrik nasional berkaitan erat dengan ketahanan energi Indonesia.
“Transisi ke kendaraan listrik bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal kemandirian energi nasional dan stabilitas ekonomi,” ujar Aprizal.
Dari sisi teknis, motor listrik Davigo telah dibekali baterai lithium jenis NMC dan LFP serta motor bertenaga 2.000 watt.
Kendaraan ini mampu menempuh jarak lebih dari 160 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Produsen motor listrik lokal, Davigo menanggapi situasi geopolitik global yang berpotensi mendorong lonjakan bahan bakar minyak (BBM).
- Yadea Boyong Osta dan Velax ke PRJ 2026, Tawarkan Program Menarik Ini
- Terungkap Kelakuan Andri Mulyono dalam Pengadaan Motor Listrik BGN, Ada Pertemuan dengan Lodewyk Pusung
- Kejagung Bakal Periksa Sony Sonjaya terkait JC, Krisna Murti Singgung 26 Nama Tokoh
- Ada Diskon Harga Motor Listrik Hingga 50 Persen di Jakarta Fair 2026, Buruan!
- Komisaris PT YAT Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
- Harga BBM Subsidi Tetap, Perlu Empati Agar Pengguna Pertamax Tidak Beralih ke Pertalite
JPNN.com




