Gerakkan Ekonomi Daerah, Bea Cukai Papua Lewat Proyek Strategis Nasional hingga UMKM
jpnn.com, JAYAPURA - Peran Bea Cukai saat ini tidak lagi hanya identik dengan pengawasan barang keluar dan masuk wilayah Indonesia.
Di Tanah Papua, Bea Cukai juga hadir sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi melalui percepatan investasi strategis dan pendampingan pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional.
Hingga Semester I 2026, berbagai program fasilitasi yang dijalankan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Papua telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Mulai dari percepatan investasi di sektor energi, dukungan terhadap proyek ketahanan pangan nasional hingga keberhasilan menghubungkan hampir seluruh UMKM binaan ke pasar ekspor.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Papua Encep Dudi Ginanjar mengatakan seluruh kebijakan fasilitas kepabeanan yang diberikan Bea Cukai pada akhirnya diarahkan untuk menciptakan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami, keberhasilan bukan diukur dari banyaknya fasilitas yang diberikan, tetapi dari manfaat yang dihasilkan," kata Encep dalam keterangannya, Senin (20/7).
Menurut Encep, ketika investasi berjalan lebih cepat, lapangan kerja bertambah, UMKM mampu menembus pasar dunia, dan ekonomi daerah tumbuh, di situlah fungsi Bea Cukai benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Di sektor investasi strategis, hingga Triwulan II 2026 Bea Cukai Papua telah memberikan fasilitas kepabeanan bagi proyek-proyek strategis nasional di Papua dengan nilai impor mencapai lebih dari USD 160 juta.
Bea Cukai Papua hadir sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah lewat proyek strategis nasional hingga pendampingan kepada UMKM
- UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp 8,57 Miliar Sepanjang Semester I 2026
- Dorong Kelancaran Ekspor, Bea Cukai Dekatkan Layanan dengan Pelaku Usaha di Daerah Ini
- Bea Cukai dan Aparat Gabungan Musnahkan 1,3 Ton Ketamin, Selamatkan 6,68 Juta Jiwa
- Lewat Kegiatan Ini, Bea Cukai dan Pemda Tingkatkan Sinergi Berantas Rokok Ilegal
- KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai
- PT Sumalindo Hutani Jaya II Edukasi Pelajar Cegah Karhutla Sejak Dini
JPNN.com




