Gerindra dan Nasdem Bakal Melebur Jadi Satu, Saan Kaget

Gerindra dan Nasdem Bakal Melebur Jadi Satu, Saan Kaget
Prabowo Subianto (depan kiri) dan Surya Paloh (tengah) di Hambalang beberapa waktu lalu. Foto: Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa menanggapi isu merger atau fusi partainya dengan Partai Gerindra.

Menurut Saan, peleburan partai merupakan hal yang biasa.

“Ini juga saya baru (dengar), kaget juga, ya, mencuat terkait dengan soal isu fusi. Dalam bahasa politik itu kan fusi, ya, bukan merger. Bukan akuisisi, melainkan fusi, Gerindra-NasDem,” kata Saan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Menurut dia, sebagai sebuah wacana, fusi atau peleburan partai politik merupakan hal yang biasa saja.

“Dahulu tahun '73 kan juga ada fusi. Dari sekian banyak partai menjadi tiga partai. Dan sebagai sebuah ide, sebagai sebuah gagasan, tentu dipertimbangkan atau dipikirkan kan menjadi hal yang biasa,” ujarnya.

Menurut dia, dalam mewujudkan wacana fusi tersebut, perlu pertimbangan terkait identitas dan eksistensi partai. Sebab, ketika suatu partai didirikan, para pendirinya memiliki ideologi yang berbeda-beda.

“Ketika misalnya rencana atau ada wacana terkait dengan fusi, faktor itu juga kan perlu harus dipertimbangkan. Ideologi, identitas, eksistensi masing-masing partai dengan semangat, motivasi, dan filosofi membangun partai masing-masing,” katanya.

"Jadi, sekali lagi, sebagai sebuah ide atau wacana, ya, atau gagasan, itu hal yang biasa saja, tetapi ketika mau diwujudkan, banyak hal yang harus dipikirkan, didiskusikan, dan direncanakan,” katanya.

Saan menyebutkan bahwa belum ada pembicaraan khusus di internal Partai NasDem terkait wacana fusi tersebut.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News