Gerindra Pecat Bupati Aceh Selatan yang Tak Sanggup Mengatasi Dampak Bencana, tetapi Umrah
jpnn.com - JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra memecat Bupati Aceh Selatan Mirwan M. S. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai pimpinan Prabowo Subianto itu.
Diketahui, Bupati Aceh Selatan Mirwan berangkat umrah, setelah sebelumnya menyatakan tidak sanggup mengatasi dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di daerahnya.
Selain Mirwan, ada 2 kepala daerah di Aceh yang juga menyatakan tidak sanggup menangani dampak bencana, yakni Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi.
“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan (Mirwan M.S, red) sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” ujar Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (5/12).
Sugiono menjelaskan pemberhentian Mirwan dari struktur Partai Gerindra dilakukan setelah DPP Gerindra mendapatkan laporan mengenai Bupati Aceh Selatan tersebut.
“Tadi, saya dilaporkan mengenai Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," katanya.
Namun, Sugiono tak memerinci, terhitung mulai kapan pemberhentian tersebut.
Mirwan M. S. bersama istri memutuskan berangkat umrah pada 2 Desember 2025. Sikapnya itu menuai kritik dari publik sebab wilayahnya masih terdampak bencana tersebut.
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menyatakan tidak sanggup menanggulangi dampak bencana banjir bandang dan longsor, tetapi berangkat umrah.
- Gerindra Rapat Mahkamah Partai soal Sudewo, Hasilnya?
- Bupati Sudewo Kena OTT Meski Ikut Retret Prabowo, Legislator: Itu Urusan Personal
- BPN Alokasi Duit Rp 3,1 miliar Untuk Layanan Bencana di Sumatera
- TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Halmahera
- 98.002 Hektare Sawah dan Lahan Rusak Akibat Banjir Sumatra
- Petani Korban Banjir Sumatra Bakal Dapat Gaji dari Pemerintah
JPNN.com




