JPNN.com

Gubernur Bengkulu Kutuk Aksi Bom Madinah

Rabu, 06 Juli 2016 – 22:43 WIB Gubernur Bengkulu Kutuk Aksi Bom Madinah - JPNN.com

BENGKULU – Gubernur Bengkulu DR. H. Ridwan Mukti, MH mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kapolda Bengkulu yang pada hari pertama Idul Fitri di wilayah Binduriang Kabupaten Rejang Lebong. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan daerah menjadi hal yang diutamakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Langkah yang diambil Kapolda Bengkulu dengan langsung berada di lapangan pada saat salat Id patut kita beri apresiasi. Karena dengan pola tersebut, keamanan masyarakat di Bengkulu hingga saat ini sangat terjamin dan kondisi lebaran kita di daerah sangat aman,” jelas Ridwan usai melaksanakan salat Id di Masjid Baitul Izzah kemarin (6/7).

Kemudian terkait kejadian bom yang ada di Solo dan Madinah, Ridwan mengutuk keras pelaku aksi terror tersebut. Menurutnya apa yang dilakukan oleh palaku dari berbagai aksi teror bom yang saat ini terjadi di beberapa Negara di dunia, bukanlah cerminan dari ajaran islam.

“Kita sangat mengutuk aksi yang meresahkan masyarakat tersebut, karena itu bukanlah bagian dari ajaran islam. Dari itu kita berharap tidak ada kejadian serupa terjadi di Bengkulu, maka kita bersama harus bisa menjaga toleransi atar umat beragama yang selama ini sangat kita jaga dengan baik di Bengkulu,” tegasnya kepada BE (Jawa Pos Group).

Sementara itu, pelaksanaan Salat Id di Baitul Izzah dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Pemda Provinsi Bengkulu. Dalam salat yang diisi oleh Rektor IAIN Bengkulu Prof. Siradjudin selaku penceramah tersebut, tampak hadir Wakil Gubernur DR. drh. Rohidin Mersyah, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf. Andi Muhammad, Plt Sekda Prov Ir. Sudoto serta para asisten dan kepala SKPD.

Ridwan yang membacakan sambutan dari Menteri Agama RI tersebut berharap melalui momen Idul Fitri ini mengajak seluruh masyarakat provinsi Bengkulu untuk bersama memasuki era Bengkulu baru. Dimana apa yang diharapkan terkait pembangunan daerah bisa terlaksana dengan baik, dan kegagalan-kegagalan kepemimpinan yang ada diharapkan bisa bersama dimaafkan dan bersama berbenah.

“Mari bersama belajar dari semua kekurangan dan kelemahan yang ada, namun kita juga harus terus lanjut melangkah menuju keberhasilan seperti keberhasilan-keberhasilan yang pernah dilakukan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu sebelumnya,” demikian Ridwan. (sly/ray/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...