Gubernur NTB Minta Hibah Uang Lewat Pokir DPRD Ditiadakan
jpnn.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta hibah berupa uang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ditiadakan.
Iqbal lantas mengusulkan supaya hibah uang tersebut diganti dalam bentuk program.
Hal itu disampaikan Iqbal seusai rapat koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah bersama KPK di Mataram, Kamis (3/9/2026).
"Memang ada sorotan mengenai pokir, salah satunya jangan ada hibah dalam bentuk uang di pokir. Itu menjadi salah satu catatan penting. Jadi, hibahnya dalam bentuk program," kata Iqbal.
Menurutnya, perhatian KPK terhadap NTB harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat perbaikan tata kelola pemerintahan.
Dia berharap kejadian operasi tangkap tangan (OTT) yang pernah terjadi menjadi yang terakhir di NTB.
Iqbal juga mengatakan bahwa sejak awal sudah menyampaikan bahwa kondisi birokrasi di NTB butuh pembenahan total.
"Nah, dalam konteks itu, buat saya pribadi ini momentum yang bagus untuk memperkuat lagi upaya untuk pembenahan tata kelola," tuturnya.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta hibah berupa uang melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD ditiadakan. Rentan korupsi.
- Lalu Iqbal Tempatkan UMKM Lokal di Tempat Strategis MotoGP Mandalika
- Eks Kadisbun Sumsel Ungkap Hak Plasma di Sidang Kredit Rp922 Miliar Bank Pelat Merah
- KPK Peringatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan
- Nusron Wahid Mangkir, KPK Pertanyakan Komitmen Menteri ATR/BPN
- Sembeq, Tradisi Doa Keselamatan Masyarakat Sasak untuk Menyambut Marc Marquez
- Begini Cara Eks Jampidsus Febrie Mencuci Uang Rp346 Miliar Lebih
JPNN.com




