Gubernur: PPPK Paruh Waktu Masuk Kategori Miskin Ekstrem
jpnn.com - MAMAJU – Masalah gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu masih menjadi sorotan publik.
Diketahui, gaji PPPK Paruh Waktu (P3K PW) di banyak pemda masih jauh dari kata layak.
Di banyak daerah, gaji PPPK Paruh Waktu dalam kisaran ratusan ribu.
Bahkan tidak sedikit pemda yang menggaji P3K PW di bawah Rp500 ribu per bulan.
Masalah gaji PPPK Paruh Waktu ini disinggung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka pada acara Konferda DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulbar di Mamuju, Sabtu (25/4).
Dia mendorong seluruh kader GMNI di daerah itu membangun karakter kuat serta jiwa kewirausahaan.
"Di tengah momentum bonus demografi yang akan berlangsung hingga 2035, saya mengajak seluruh kader GMNI agar dapat mengambil peluang dengan membangun karakter kuat dan jiwa kewirausahaan," kata Suhardi Duka.
Suhardi Duka menekankan pentingnya penanaman nilai ideologi bagi setiap kader GMNI, khususnya nasionalisme dan marhaenisme sebagai landasan utama perjuangan organisasi.
Hingga saat ini masih banyak PPPK Paruh Waktu dengan gaji di bawah Rp400 ribu per bulan, yang menurut gubernur itu termasuk miskin ekstrem.
- Bukan Diangkat Jadi PPPK, P3K PW Mulai Dialihkan ke Outsourcing
- 8 Juni, Pemerintah dan DPR Putuskan Nasib P3K, PPPK Paruh Waktu, Ada Soal Gaji
- 5 Berita Terpopuler: BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, PPPK Paruh Waktu Gembira, Surat Peralihan Status P3K PW Terbit
- Hasil Pertemuan Aliansi dengan Kemendagri Bikin PPPK Paruh Waktu Gembira, Pintu Terbuka
- Surat Peralihan Status PPPK Paruh Waktu Terbit, Faisol Menentang Keras, Ada Apa?
- 5 Berita Terpopuler: Sudah Ratusan Ribu PPPK Menerima Gaji ke-13, Hanya Berselang 2 Hari Gajian Lagi, Tak Usah Khawatir
JPNN.com




