Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada, Jauhi Radius 5 Kilometer

Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada, Jauhi Radius 5 Kilometer
Warga mengabadikan luncuran awan panas Gunung Semeru. Ilustrasi: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya

Erupsi Gunung Semeru kembali terjadi pada pukul 07.53 WIB dengan tinggi letusan 800 meter di atas puncak dan pukul 08.50 WIB dengan letusan tidak teramati karena tertutup kabut. 

Yadi menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," kata Yadi.

Dia mengimbau agar masyarakat juga tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Perlu juga mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujar Yadi.(antara/jpnn)

Gunung Semeru kembali erupsi disertai letusan awan panas sejauh 3,5 kilometer pada Minggu pagi. 


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News