Guru - guru di Wilayah Perbatasan, Sungguh Luar Biasa

Guru - guru di Wilayah Perbatasan, Sungguh Luar Biasa
Guru di Perbatasan: (dari kiri) Marjuki, Rustiningsih, Hidayati, dan Harcungcung. Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com - Guru - guru di perbatasan tetap semangat, inovatif, dan mampui mengukir prestasi. Ya, meski bertugas di daerah dengan fasilitas terbatas, prestasi tidak terbatas. Empat guru di Kabupaten Kepulauan Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sudah membuktikannya.

Mesya Mohamad - Nunukan

ADALAH Rustiningsih, Marjuki, Hidayati, dan Harcungcung. Empat guru yang mengabdi di wilayah perbatasan.

Meski tnggal dan mengabdi di wilayah yang sarana prasarananya terbatas, tidak membuat mereka patah semangat. Mereka justru semakin kreatif dan inovatif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah perbatasan.

Seperti yang dilakukan Hidayati. Guru SMAN 1 Nunukan ini mengajarkan anak didiknya untuk mencintai mata pelajaran (mapel) Matematika. Matematika yang oleh sebagian besar siswa dianggap sulit dan membosankan, dibuat jadi mapel menyenangkan.

Caranya, Hidayati mengubahnya lewat senin membatik. Siswa diajarkan menguasai transformasi geometrik (titik, garis, bidang) lewat desain batik.

Guru - guru di Wilayah Perbatasan, Sungguh Luar Biasa

Komik Matematika karya Hidayati. Foto: Istimewa

Para guru yang bertugas di wilayah perbatasan tetap semangat, mengembangkan inovasi demi kemajuan dunia pendidikan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News