Senin, 22 Januari 2018 – 20:47 WIB

Guru Seni Cabuli 11 Siswi

Kamis, 31 Maret 2011 – 01:10 WIB
Guru Seni Cabuli 11 Siswi - JPNN.COM

TANGSEL - Bejat betul kelakuan Mursidi, 42. Guru lukis yang membuka galeri di Gang Labuh Lima, RT 03/02, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel itu tega melakukan tindakan asusila kepada 11 anak didiknya yang masih di bawah umur.
        
Sebelas siswi tersebut berinisial RS, 9; MN, 10; AY, 10; EN, 6; IN, 6; FM, 7; FN, 10; AS, 10; NR, 8; PT, 7 dan FN, 10. Kesemua siswi ini merupakan pelajar di madrasah ibtidaiyah (MI) yang berada di Kecamatan Pamulang. Tindakan asusila Mursidi kali pertama terungkap karena para siswi ini pulang menangis usai selesai melukis.

Itu membuat Cece Supriyadi, 61, hansip yang melihat para anak kecil itu menangis curiga. Sayangnya, tidak ada jawaban dari para para pelajar tersebut saat ditanya. Bahkan, saat para orangtua mereka datang, para siswi tersebut hanya menangis, tanpa memberikan jawaban. Curiga, lantas Cece melapor kepada Ketua RT 03/02, H Murmadi, 55.

Kepada ketua RT itu, para siswi tersebut mengaku dipegang dada dan kemaluannya oleh Mursidi, guru lukis yang diketahui baru tinggal selama dua pekan di lingkungan tersebut. Tidak hanya itu, dari pengakuan salah satu siswi, kemaluannya sakit karena pernah hendak dimasukkan jari-jari pelaku. 
        
”Anak-anak itu mengaku diberi Rp 1.000 sampai Rp 2.000. Saat sedang belajar mewarnai, kemaluan dan dada para anak-anak itu diraba-raba oleh pelaku,” terang Murmadi.

Geram dengan pengakuan para anak-anak tersebut, warga mendatangi rumah Mursidi. Untungnya, pelaku tidak sempat jadi bulan-bulanan warga karena dicegah ketua Rt dan diamankan di Markas Polsek Pamulang sebelum dibawa ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Di kediaman pelaku, ditemukan beberapa keping keping video porno dan majalah porno yang disembunyikan diselipan gambar yang biasa digunakan untuk mewarnai siswanya. Apabila terbukti melakukan tindakan pencabulan, Mursidi diancam hukuman 15 tahun kurungan penjara sesuai pasal 286 dan 288 KUHP tentang perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur.

”Pelaku pencabulan itu memang sudah kami amankan. Kini kasusnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan,” terang Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkifli.(kin)
SHARES
Komentar